Dinas PU Makassar Targetkan IPAL Losari Rampung di Tahun 2023

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, menjelaskan kehadiran IPAL ini sangat dibutuhkan masyarakat. “Sebenarnya limbah di Kota Makassar saat ini sudah sangat parah di mana terdapat delapan saluran yang muaranya ke Pantai Losari, yang paling besar di Kanal Bungayya, sekarang sudah tidak bisa diubah itu, sekarang kita fokus bagaimana pembuangan itu airnya sudah bersih,” ungkap Iqbal.

Dia menekankan, proyek ini harus diawasi secara ketat agar targetnya dapat terlaksana tepat waktu. “Saya harapkan tahun depan kita sudah bicara lagi dalam ruangan, tapi kita sudah bicara di lapangan pekerjaan proyek ini, dan jangan ada yang dibiarkan merecoki,” bebernya.

baca juga : https://koranmakassar.com/dinas-pu-makassar-targetkan-pembangunan-ipal-17-puskesmas-ditenderkan-maret/

Sekadar diketahui produksi limbah hasil produksi rumah tangga, usaha jasa boga, perhotelan dan rumah sakit rata-rata mengarah pembuangannya ke Pantai Losari. Olehnya itu, Yusran pemerhati lingkungan mengatakan, pembagunan IPAL di Losari sangat dibutuhkan. Apalagi sampai saat ini seluruh pembuangan limbah menjurus ke Losari.

“Banyak hal, karena menyangkut masalah tatanan pengelolaan lingkungan. IPAL disitu kan bagaimana dikelola air limbah, sehingga limbah yang keluar nantinya itu dianggap sudah tidak berbahaya yang bisa mencemari air laut dan lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

Diketahui proyek multiyears yang dibiayai melalui pinjaman dari Asian Development Bank (ADB) dan APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut masih berkutat pada proses lelang. (*)