Disdik Makassar Percepat Validasi Data Siswa Jelang SPMB 2026, Sekolah Diminta Aktif Sinkronisasi Dapodik

“Kami menemukan beberapa kendala terkait NISN yang belum terdeteksi dalam sistem. Hal ini terjadi karena data siswa belum tersinkronisasi secara lengkap,” jelas Gita.

Saat ini, Pemerintah Kota Makassar tengah mengidentifikasi sekolah-sekolah yang belum melakukan pembaruan data secara maksimal untuk segera didorong melakukan sinkronisasi.

Ia juga mengungkapkan bahwa simulasi SPMB yang berlangsung pada 13–14 Mei 2026 masih menemukan sejumlah kendala teknis, sehingga masa simulasi untuk jenjang TK, SD, dan SMP diperpanjang hingga 21 Mei 2026 guna penyempurnaan sistem.

Selain persoalan NISN, sebagian masyarakat juga masih mengalami kebingungan terkait mekanisme login sistem.

Baca Juga : SPMB Makassar 2026 Dibuka, Disdik Perkuat Sistem Transparan dan Anti Manipulasi

Dalam skema yang diterapkan, siswa yang NISN-nya telah terdaftar otomatis memperoleh username dan password untuk mengakses sistem, sementara yang belum terdaftar diwajibkan melakukan registrasi terlebih dahulu.

“Masih ada masyarakat yang belum memahami alur login, sehingga kami terus melakukan penyempurnaan agar sistem lebih mudah dipahami dan lebih human-centered,” ujarnya.

Pemkot Makassar melalui Disdik juga melakukan penguatan infrastruktur digital guna mengantisipasi lonjakan akses saat proses pendaftaran berlangsung. Salah satunya dengan memisahkan server berdasarkan jenjang pendidikan agar sistem tetap stabil.

“Pemecahan server dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan akibat lonjakan akses. Kami juga telah melakukan uji ketahanan sistem sebanyak tiga kali dengan simulasi beban pengguna lebih besar,” tutup Gita. (*)

Komentar