Hadiri HUT ke-66 Takalar, Bupati Gowa Apresiasi Transformasi Digital dan Semangat “Takalar Cepat”

TAKALAR, KORANMAKASSAR.COM — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menghadiri langsung peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Takalar yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Selasa (10/2).

Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Takalar mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik Takalar Cepat” sebagai wujud komitmen menghadirkan pelayanan publik yang modern, efektif, dan berbasis teknologi demi mendorong daya saing daerah.

Bupati Gowa mengapresiasi semangat percepatan pembangunan yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Takalar, khususnya melalui program “Takalar Cepat” yang dinilai mampu memperkuat kualitas pelayanan masyarakat.

Baca Juga ; Paket 2 Jalan Provinsi Mulai Dikerjakan, 52 Km Ruas di Gowa Siap Tingkatkan Konektivitas Antarwilayah

“Kami sangat mengapresiasi semangat percepatan pembangunan yang diusung Pemkab Takalar. Ini menjadi langkah positif dalam mewujudkan daerah yang maju dan kompetitif,” ujar Husniah.

Ia berharap, di usia ke-66 tahun, Takalar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi Sulawesi Selatan, termasuk memperkuat sinergi dengan Kabupaten Gowa sebagai daerah bertetangga.

“Sebagai wilayah yang berdekatan, Gowa dan Takalar diharapkan terus bersinergi dan saling mendukung demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan bahwa peringatan hari jadi menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pembangunan, terutama dalam transformasi digital pelayanan publik.

“Hari ini kita refleksi, evaluasi, sekaligus memperkuat komitmen untuk melanjutkan pembangunan Takalar agar lebih baik, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga : Kuota Haji Gowa Melonjak, Wamenhaj dan Bupati Lepas 1.421 Jamaah Calon Haji di Masjid Agung Syekh Yusuf

Ia menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan, mengingat tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.

“Pelayanan publik tidak boleh lagi lambat dan berbelit. Pemerintah harus hadir dengan sistem kerja yang modern dan efisien,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Sekda Sulsel Jufri Rahman, serta jajaran Forkopimda Sulsel. (*)