MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulsel yang digelar di Hotel Almadera Makassar, Minggu (8/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas kinerja kepengurusan PBSI Sulsel di bawah kepemimpinan Dhevo Khadaffi selama tiga periode.
Menurutnya, konsistensi organisasi dalam menjaga pembinaan dan prestasi atlet menjadi bukti solidnya kerja kolektif pengurus serta dukungan berbagai pihak.
“Saya bangga dan terharu melihat PBSI Sulsel yang terus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan bulutangkis. Melalui Musprov ini, kita berharap lahir kepengurusan baru yang mampu melanjutkan bahkan melampaui capaian sebelumnya, terutama menghadapi PON NTB–NTT,” ujar Darmawangsyah.

Ia menegaskan, bulutangkis merupakan cabang olahraga favorit sekaligus lumbung medali Indonesia di level nasional maupun internasional.
Karena itu, pembinaan atlet di Sulsel harus terus diperkuat agar mampu bersaing di ajang yang lebih tinggi.
Darmawangsyah juga memberikan penghargaan kepada Dhevo Khadaffi atas dedikasinya memimpin PBSI Sulsel selama tiga periode.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam perannya saat ini sebagai Wakil Ketua KONI Sulsel.
Selain pengurus, apresiasi juga diberikan kepada para sponsor yang selama ini berperan besar dalam mendukung pembinaan atlet melalui bantuan dana, fasilitas latihan, maupun dukungan lainnya.
Senada dengan itu, Dhevo Khadaffi menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor dan klub bulutangkis yang telah berkontribusi selama masa kepengurusannya.
Dalam Musprov, PBSI Sulsel turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah mitra, di antaranya Bank Sulselbar, BNI 46, Sriwijaya Air, Poltekkes Kemenkes Makassar, dan Libra Sport.
“Selain Musprov, kami juga memberikan penghargaan kepada para sponsor yang selama ini mendukung official dan atlet di berbagai ajang,” ungkap Dhevo.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Musprov yang semula dijadwalkan Desember 2025 sempat tertunda karena agenda Kejuaraan Nasional dan Rapat Kerja PBSI, sehingga dilaksanakan pada awal 2026.
Baca Juga : Rapat Perdana Jelang Pelantikan, Ketua KONI Sulsel Tekankan Soliditas, Keikhlasan, dan Prestasi Olahraga
Sementara itu, Kepala Koordinator PBSI Wilayah, H. Sudarto Adinagoro, menyebut saat ini terdapat sekitar 1.500 atlet bulutangkis tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel.
Ia mendorong kepengurusan baru meningkatkan jumlah atlet minimal 100 orang di setiap daerah guna memperkuat regenerasi.
“Musprov ini penting untuk menjaga kesinambungan organisasi dan meningkatkan prestasi. Kami berharap kepengurusan baru mampu membawa bulutangkis Sulsel semakin berprestasi,” pungkasnya. (FZ)

