HAN 2026 di Makassar, Perkuat Perlindungan dan Ruang Kreativitas Anak

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan bersama Pokja Bunda PAUD Kota Makassar memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” di Balai Manunggal, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen pemenuhan hak, perlindungan, kesehatan, pendidikan, serta ruang ekspresi bagi anak.

Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, mengatakan setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan ramah anak.

“Anak berhak memperoleh pendidikan yang layak, perlindungan, pelayanan kesehatan, serta lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembangnya,” ujarnya.

Baca Juga : Enam Pelajar Makassar Tembus FLS3N Nasional, Pemkot Siapkan Beasiswa

Ia mengajak orang tua, guru, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi dan eksploitasi.

“Kasih sayang yang diberikan hari ini akan membentuk karakter mereka di masa depan. Mari dengarkan suara anak, hargai pendapat mereka dan dampingi dengan penuh cinta,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan peringatan HAN diharapkan meningkatkan kepedulian seluruh pihak terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Melalui kolaborasi keluarga, sekolah, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, kita ingin menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh,” katanya.

Peringatan HAN 2026 di Makassar diisi berbagai kegiatan edukatif dan layanan publik. Di antaranya pembagian perlengkapan sekolah, pemberian Kartu Identitas Anak (KIA), edukasi literasi, pemilahan sampah, konseling tumbuh kembang, konsultasi kesehatan serta sunatan massal bagi 200 anak.

Baca Juga : Melinda Aksa Perkuat Peran Bunda PAUD, Makassar Matangkan Persiapan Apresiasi Nasional 2026

Selain itu, digelar kampanye “Act For Early Years”, pameran media ajar kreatif, pameran life skill, Pekan Apresiasi Seni, hingga pertunjukan tari dan musik anak PAUD.

Sekitar 300 peserta juga mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, sementara berbagai instansi turut memberikan edukasi mengenai keselamatan, kebencanaan, kedisiplinan dan literasi.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkot Makassar menegaskan bahwa HAN bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum memperkuat gerakan bersama untuk memastikan anak mendapatkan perlindungan, pendidikan, kesehatan, serta ruang yang luas untuk berkembang dan mengekspresikan potensinya.

Pemerintah berharap semangat “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” terus menjadi gerakan berkelanjutan dalam membangun generasi Makassar yang sehat, percaya diri, kreatif dan berkarakter. (*)