Transportasi Kereta Api
8. DAOP 1 Kereta Api, Jakarta (1.928 penumpang)
Transportasi Laut
9. Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (15 penumpang)
10. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya (228 penumpang)
Transportasi Udara
11. Bandara Soekarno Hatta, Jakarta (3.355 penumpang)
12. Bandara Juanda, Surabaya (605 penumpang)
13. Bandara YIA, Yogyakarta (93 penumpang)
14. Bandara Ngurah Rai, Bali (432 penumpang)
Dari masing-masing jumlah penumpang berangkat di 14 simpul transportasi tersebut, jika dibandingkan dengan hari sebelumnya (Jumat, 7 Mei 2021), sebanyak 7 simpul transportasi mengalami peningkatan jumlah penumpang yaitu di: Terminal Pulogebang, Kalideres, dan Tirtonadi; DAOP 1 Kereta Api Jakarta; Bandara Soekarno Hatta, Juanda, dan Ngurah Rai.
baca juga : Masa Peniadaan Mudik, Transportasi Penumpang Turun Namun Angkutan Logistik Tetap Stabil
Sementara, 7 simpul mengalami penurunan yaitu di: Pelabuhan Penyeberangan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan gilimanuk; Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak, serta Bandara YIA.
Secara umum pengendalian transportasi hingga hari ini dapat dilaksanakan dengan baik, lancar, dan tidak terdapat kendala yang signifikan, khususnya di sektor transportasi darat yang memiliki banyak titik penyekatan.
Selain itu, pihak Kepolisian dibantu unsur terkait lainnya juga akan terus siaga melakukan penjagaan di titik-titik penyekatan dan akan mengenakan sanksi tegas dengan memutarbalikan kendaraan, bagi masyarakat yang tidak memenuhi syarat pengecualian.
Kemenhub bersama seluruh pemangku kepentingan terkait akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian transportasi untuk mengendalikan jumlah pergerakan penumpang perharinya dan memastikan penumpang yang bepergian adalah mereka yang memang dikecualikan dari larangan. (AH/RDL-TSA/LA/JD)

