HUT ke-15, Kajari Makassar Ajak Media Koran Makassar Jaga Independensi dan Perangi Hoaks

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Koran Makassar (KoMa) menjadi momentum penguatan peran media dalam menjaga kualitas informasi publik.

Hal itu ditegaskan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar, Andi Panca Sakti, SH, MH, saat menghadiri syukuran HUT KoMa yang digelar secara sederhana di Warkop Dg. Sija, Jalan Mesjid Raya, Sabtu (17/1/2026).

Dalam pesannya, Kajari Makassar menekankan pentingnya media tetap independen, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta berperan aktif dalam menangkal penyebaran informasi hoaks yang berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Koran Makassar saya harapkan terus menjalin sinergi dengan semua pihak, khususnya Kejaksaan Negeri Makassar, namun tetap berdiri independen dan konsisten mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab,” ujar Andi Panca Sakti.

Baca Juga : Perkuat Transparansi dan Pembinaan Atlet, KONI Makassar Temui Kepala Kejari Baru

Ia mengapresiasi eksistensi Koran Makassar yang telah bertahan selama 15 tahun di tengah tantangan dunia pers yang semakin kompleks, khususnya di era digital.

Sementara itu, Pimpinan Umum Koran Makassar, Zulkifli Thahir, menyampaikan bahwa peringatan HUT KoMa setiap tahun menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran redaksi untuk terus berbenah dan memperkuat komitmen jurnalistik.

“Lima belas tahun KoMa mewarnai dunia pers dengan pemberitaan yang berkarakter dan beradab. Meski demikian, kami menyadari masih banyak yang harus dibenahi. Ke depan, kami ingin terus memberikan kontribusi nyata bagi pembaca setia melalui informasi yang akurat, valid, dan jauh dari hoaks,” ungkap Zulkifli Thahir.

baca juga : GAM Kepung Kejari Makassar: Desak Pembebasan Aktivis yang Dinilai Dikriminalisasi

Koran Makassar sendiri didirikan di Makassar pada 11 Januari 2011 dan hingga kini konsisten mengusung semangat jurnalisme yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab.

Syukuran HUT ke-15 ini diharapkan menjadi penguat sinergitas antara media dan pemangku kepentingan, sekaligus penegasan komitmen KoMa untuk terus hadir sebagai media yang dipercaya publik. (*)