Institut Teknologi dan Bisnis Kalla Siap Lahirkan Pengusaha dan Profesional Masa Depan

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Dunia saat ini telah berubah, berubah dan terus berubah seiring perubahan dunia pendidikan yang mengharuskan Generasi muda dan mempersiapkan masa depan yang penuh perubahan seperti masa industri 4.0 yang juga menuntut dunia pendidikan melakukan penyesuaian diri dalam sisi kurikulum, proses belajar, people dan teknologi.

Hal tersebut juga juga tentunya sejalan tanpa mengesampingkan tantangan bagi para lulusan Perguruan Tinggi yang saat ini di titik beratkan dengan lapangan kerja yang tersedia lebih sedikit daripada sarjana yang membutuhkan pekerjaan.

Menurut H. Syamril, S.T., M.Pd. (Rektor ITB Kalla) Senin (14/6/2021) bahwa sesuai data Kemendikbud tahun 2019 di Sulsel saja terdapat 59.567 sarjana. Namun hanya tersedia 11.253 lapangan kerja atau hanya 19% dari tuhan yang artinya terdapat 81% yang tidak terserap atau menganggur, sementara Data BPS 2020 juga menunjukkan jumlah pengangguran terbuka tingkat Sarjana yang terus bertambah sebanyak 31% dari 746 ribu pada tahun 2019 menjadi 941 ribu pada tahun 2020.

Ketgam : ITB Kalla

Lanjut dianulir dari data tersebut kini Institut Teknologi dan Bisnis Kalla (ITB Kalla) hadir jadi bagian dari solusi dan siap melahirkan Pengusaha dan Professional Masa Depan tentunya dengan persiapan melahirkan professional yang berdaya saing tinggi dan calon pengusaha yang siap membuka lapangan kerja.

“Institut Teknologi dan Bisnis Kalla merupakan Kampus dengan pengajaran yang bersumber dari Experience dan Best Practice Kalla Group yang berpadu dengan Realitas Dunia Bisnis Masa Depan.” Kata H. Syamril, S.T., M.Pd, Rektor ITB Kalla.

Alumnus Kampus ITB Kalla akan memiliki kompetensi sebagai calon Entrepreneur Masa Depan karena ITB Kaila memiliki kurikulum enterpreuner hasil benchmark sekolah bisnis terbaik, dipadukan experience dan best practice Kalla Group dan perusahaan lainnya dengan sharing dan bimbingan dari praktisi bisnis yang berpengalaman, ada magang dan belajar langsung merintis bisnis (kuliah sambil berwirausaha). Tambahnya