MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Sinergi antara Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Panakkukang, IPSM Kelurahan Tamamaung, dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terus diperkuat dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait penyaluran bantuan sosial serta penguatan kepedulian lingkungan.
Ketua IPSM Kecamatan Panakkukang, Drs. Amda Wahid, bersama Ketua IPSM Kelurahan Tamamaung, Nurbaya, memfasilitasi pertemuan antara Pendamping PKH Kelurahan Tamamaung yang baru, Fahri, dengan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Sekretariat IPSM Kelurahan Tamamaung, Jalan Sukamana Timur No. 1D, Kamis (2/7/26).
Kegiatan ini menjadi ajang perkenalan pendamping PKH sekaligus sosialisasi mengenai mekanisme penentuan desil sebagai dasar pendataan penerima bantuan sosial.
Baca Juga : Kapolsek Panakkukang Dorong Warga Tamamaung Aktifkan Poskamling dan Perkuat Kamtibmas
Dalam pemaparannya, Fahri menjelaskan bahwa penetapan desil dilakukan berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat melalui sistem pendataan pemerintah yang bersifat objektif dan terukur.
Selain itu, pertemuan juga menekankan pentingnya peran KPM dalam mendukung kebersihan lingkungan, di antaranya melalui partisipasi dalam kegiatan kerja bakti serta pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai bagian dari budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.
Baca Juga : Gerak Cepat Lurah Tamamaung, Warga Wajib Pilah Sampah Mulai Hari Ini
Drs. Amda Wahid menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara IPSM, pendamping PKH, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga program bantuan sosial tidak hanya meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan lingkungan yang lebih baik.
Kegiatan ini disambut positif oleh peserta dan diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi menuju masyarakat Tamamaung yang lebih sejahtera, tertib administrasi bantuan, serta peduli terhadap kebersihan lingkungan. (Sir)


Komentar