“Kehormatan bagi Kami Kabupaten Bombana atas kesediaan Bapak Pangdam untuk meluangkan waktunya melihat lokasi pembangunan Kodim Bombana, dengan hadirnya Kodim Bombana tentunya akan semakin membuat Kabupaten Bombana lebih aman dan kondusif yang tentunya akan memacu kemajuan pembangunan dan perekonomian masyarakat,” lanjut H Tafdil.
Dikaitkan dengan pemberian gelar kehormatan kepada Mayjen Andi Sumangerukka menurut Halik salah satu penggagas pemberian gelar kehormatan mengungkapkan
“Itu sudah atas pertimbangan persetujuan dan kesepakatan tokoh petuah Moronene dan tokoh masyarakat Bombana, dan Apua memberikan gelar ini, menganggap beliau (panglima) menjadi bagian kerajaan Moronene. dipanggillah dia Mokole Andi Sumangerukka,” sambung Halik.

Untuk diketahui prosesi penerimaan sebagai bagian dari Kerajaan Moronene dilakukan oleh Mokole kerajaan Rumbia ke XII Alfian Pimpie yang memakaikan selempang warna merah serta topi merah adat khas moronene kepada Andi Sumangerukka ebagai simbol penganugerahan Mokole Moronene yang menyatakan Beliau resmi bergelar Mokole Moronene
Lanjut pada kesempatan itu juga Andi Sumangerukka dalam sambutannya mengatakan bahwa ini bukan kunjungan kali pertama di Bumi Moronene.
“Saat Saya menjabat Danrem 143/HO dan Kabinda Sultra, Saya sudah beberapa kali mengunjungi Bombana. Alhamdulillah bisa kesini lagi dan luar biasa sambutan yang diberikan, terimakasih Bapak Bupati, Wakil Bupati, rekan – rekan Forkopimda, beserta jajaran pemerintah daerah, serta yang kita muliakan bersama Mokole Alfian Pimpie, tokoh masyarakat, tokoh agama, rekan – rekan ASR dan masyarakat Bombana atas segala sambutan dan penerimaannya,” tutur Pangdam
Lanjut dikatakannya teruntuk Raja Moronene Alfian Pimpie terimakasih sebesar – besarnya atas gelar yang telah diberikan kepada dirinya.
baca juga : Pangdam Hasanuddin bersama Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin Ikuti Vaksin Covid-19 di RS. Pelamonia
“Begitu saya memakai ini (selempang dan topi adat Moronene) auranya sudah ada. Setelah ini saya akan foto di rumah saja. Biar istri saya tau bahwa saya sudah jadi bagian dari Kerajaan Moronene, tentunya ini amanah dan tanggung jawab bagi saya, karena gelar ini tentunya diberikan kepada saya dengan penilaian dan pertimbangan dari tokoh petuah adat, tokoh kerajaan Moronene dan tokoh masyarakat Bombana,” tambahnya
Terkait pembangunan Kodim Bombana Pangdam menjelaskan beberapa hal pertimbangan kenapa pendirian Kodim Bombana itu dibutuhkan.
“Faktor kondisi dan letak wilayah Bombana yang jauh dari Kodim 1413/Buton sehingga kadang menyulitkan dalam jalur komunikasi dan kordinasi, sehingga untuk memutus kendala itu didirikan Kodim Bombana, dan tentunya akan mempermudah jalur pengendalian, untuk sekarang telah terbentuk 5 Kodim di wilayah Sultra, dengan berdirinya Kodim Bombana akan menjadi 6 dan akan dilanjutkan pembangunan Kodim Konut sebagai Kodim ke 7,” pungkasnya. (penrem143)

