MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM –Jelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024, baik pemilihan Gubernur dan pemilihan walikota, Polres Pelabuhan Makassar menggelar simulasi sistem pengamanan kota (sispamkota) yang dilaksanakan di depan Mapolres Pelabuhan Makassar, Jalan WR. Supratman, Selasa (20-8-2024)
Dalam persiapan Pilkada serentak 2024, Polres Pelabuhan Makassar mengamankan 110 TPS di tiga Kecamatan yang ada di Kota Makassar yakni Kecamatan Wajo, Kecamatan Ujung Tanah dan Kecamatan Sangkarrang
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto, mengatakan hari ini kita melaksanakan kegiatan simulasi pengamanan kota dengan maksud dan tujuan memberikan pemahaman yang sama tentang tindakan-tindakan kepolisian yang harus dilakukan untuk antisipasi dan pengamanan kegiatan Pilkada serentak tahun 2024 baik Pilgub Sulsel maupun Pilwalkot Makassar
“Untuk beberapa hal tentunya kita memberikan perhatian khusus, khususnya beberapa kegiatan seperti distribusi, logistik pemilu, juga kegiatan pada saat pemungutan, juga kegiatan pada saat penghitungan,” ungkap AKBP Restu Wijayanto
Lanjut Restu, Untuk tempat-tempat kita sesuaikan dengan pola pengamanan dan kerawanan yang ada. Di sini ada kerawanan tempat karena jaraknya yang jauh dan juga ada kerawanan terkait dengan situasi Kamtibmas di seputaran TPS.
Baca Juga : Kapolres Pelabuhan Makassar Bersama Ketua Bhayangkari Hadiri Upacara HUT RI ke 79
“Adapun jumlah TPS kurang lebih ada 110 TPS yang akan kita amankan di tiga kecamatan, yaitu Wajo, Sangkarrang, dan Ujung Tanah” kata Restu
Di jelaskan Restu, dari kekuatan personel Polres Pelabuhan sebanyak 520 orang, kita akan turunkan rencana 348 personel, atau dua per tiga kekuatan kita untuk mengamankan tahapan-tahapan khususnya pada saat pemungutan dan penghitungan suara
“Khusus untuk di pulau Sangkarrang dan beberapa kepulauan kecil di sana di beberapa kelurahan tentunya kami selalu berkoordinasi dengan PPK dan PPS setempat dengan Polsektor yang ada untuk pengamanan H-3 dalam persiapan menuju pemungutan suara kita sudah geser personel ke sana dan untuk mengamankan logistik sampai dengan pasca pemungutan suara,” tutup AKBP Restu Wijayanto. (Firman Dhanie)

