Kelompok Budidaya Air Tawar Mendapat Bantuan Benih Ikan Nila Salin Dari Pemkab Sinjai

Ia juga memastikan bahwa bantuan benih yang disalurkan oleh KKP ini merupakan benih berkualitas yang dihasilkan melalui induk–induk unggul, dimana penetuan penerima banguan meruapakan hasil vrrifikasi yang dilakukan oleh BPBAP Takalar bersama tim teknis dari Dinas Perikanan Sinjai.

“Ikan nila menjadi salah satu komoditas favorit masyarakat Indonesia karena memiliki beberapa keunggulan seperti tekstur daging baik dan tebal serta citarasanya yang lezat. Selain itu komoditas ini juga menjadi pilihan bagi para pembudidaya karena tergolong mudah untuk dibudidayakan secara masal dan memiliki harga jual yang relatif stabil,” tuturnya.

Di samping itu, Haris menilai bahwa pengembangan nila salin juga menjadi langkah pemerintah untuk menghidupkan produktivitas tambak tradisional sehingga perekonomian dapat terus bergerak. Dengan lahan tambak yang produktif akan memperluas lapangan kerja serta memperbaiki perekonomian masyarakat pembudidaya ikan.

Secara terpisah, Bupati Andi Seto Asapa (ASA) berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik agar memperoleh hasil sesuai yang diharapkan. Apalagi di situasi pandemi Covid-19 yang berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kelompok budidaya ikan air tawar di Kabupaten Sinjai serta dapat meningkatkan hasil produksi ikan di tengah pandemi Covid-19,” ucapnya.

baca juga : DPMPTSP Sinjai Masuk 25 Besar Nominasi Kinerja Terbaik Tingkat Nasional

Kelompok penerima bantuan benih ikan nila salin adalah:
1. Klp Siamasei (Sinjai Timur) 60.000 ekor.
2. Klp Lompo Jempang (Sinjai Barat) 77.000 ekor.
3. Klp Sumpang Romang (Sinjai Barat) 60.000 ekor.

Kelompok penerima bantuan calon induk ikan nila salin adalah :
1. Klp Lantebung (Sinjai Barat) 160 ekor
2. Klp Minatasipa (Sinjai Barat) 160 ekor
3. Klp Minas Laluang (Sinjai Barat) 160 ekor
4. Klp Ulu Galung (Tellulimpoe) 120 ekor.

(Humas Kominfo)