Kiprah Fatmawati Rusdi, dari Keluarga hingga DPR RI

Saat sang suami, Rusdi Masse (RMS), menjabat Bupati Sidrap selama dua periode, Fatmawati juga banyak ambil bagian dalam pemerintahan, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kabupaten Sidrap yang di bawah kepemimpinan Rusdi Masse, tepatnya pada 2016, menunjukkan diri sebagai daerah terkemuka di tingkat nasional. Sidrap meraih penghargaan kabupaten/kota sehat tipe tertinggi, yakni Swasti Saba Wistara.

Kabupaten Sidrap sendiri telah berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wistara yang kedua kalinya. Penghargaan sama telah diraih Sidrap pada 2015.

Keberhasilan ini berkat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja sama semua jajaran kesehatan dan seluruh stakeholder terkait, di bawah bimbingan dan komando Fatmawati sebagai Ketua Forum Kabupaten Kota Sehat Kabupaten Sidrap.

Penghargaan Swasti Saba Wistara ini pertama kalinya diraih tahun 2015 lalu. Selama Fatmawati Rusdi menjabat sebagai Ketua Forum Kabupaten Sehat, penghargaan demi penghargaan terus di raih Sidrap, diawali 2011 lalu, Sidrap meraih penghargaan Swasti Saba Padapa, 2013 meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda, dan 2015 berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wistara, tipe penghargaan tertinggi untuk penghargaan Kabupaten/kota sehat ini.

Perannya saat duduk di DPR RI periode 2014-2019 juga tak perlu diragukan lagi. Di parlemen, Fatmawati bertugas di Komisi V yang membidangi perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan, dan kawasan tertinggal. Ia pun banyak membantu program Pemerintah Kabupaten Sidrap. Banyak pembangunan di Sidrap tak lepas dari perjuangan ibu dari lima orang anak ini.

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang begitu bermanfaat bagi masyarakat. Infrastruktur jalan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjuangannya.

Bermodal pengalaman, niat tulus, serta integritas tinggi, dan merakyat, Fatmawati kini menjadi salah satu bakal calon kandidat untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020. Fatma akan mendampingi Mohammad Ramdhan Pomanto, sang petahana.

Beberapa kalangan menganggap pasangan ini komplementer atau saling melengkapi. Danny Pomanto adalah sosok pamong senior berpengalaman, sementara Fatmawati representatif perempuan. (*)