LPPM Unhan RI Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada 350 Siswa SMA Islam Jenderal Soedirman

JAKARTA, KORANMAKASSAR.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa ceramah penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara bagi siswa SMA Islam Panglima Besar Jenderal Soedirman, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda agar memiliki integritas, ketangguhan, semangat persatuan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang nilai-nilai bela negara serta berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, kejahatan siber, pornografi, tawuran pelajar, aksi begal, hingga perundungan (bullying).

Baca Juga ; Dari Puncak Gunung Sampah, Ratusan Anak Gantungkan Asa Pendidikan: 146 Beasiswa PIP Diserahkan di TPAS Tamangapa

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Masjid SMA Islam Panglima Besar Jenderal Soedirman tersebut menghadirkan dua narasumber.

Materi pertama bertajuk “Membangun Generasi Berkarakter, Cerdas Digital, dan Tangguh Menuju Indonesia Emas” disampaikan oleh Sekretaris LPPM Unhan RI, Dr. Sri Murtiana, S.Sos., M.M., CIT.

Sementara itu, materi kedua mengenai Sosialisasi Universitas Pertahanan RI disampaikan oleh Letda Czi M. David Chaidir, S.T., yang merupakan alumni Unhan RI angkatan ke-2.

Sebanyak 350 peserta yang terdiri atas siswa dan guru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Baca Juga : Kepsek SMKN 6 Makassar Minta Maaf Soal Video Viral, Tegaskan Tak Ada Unsur Kekerasan terhadap Siswa

Suasana berlangsung interaktif karena para narasumber tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak peserta berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta mengikuti kuis dan yel-yel kebangsaan yang semakin membangkitkan semangat peserta.

Selain dihadiri siswa dan tenaga pendidik, kegiatan ini juga diikuti oleh para Kepala Pusat dan staf LPPM Unhan RI.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus bangsa. (sis)

Komentar