Lurah Tamamaung Mulai Evaluasi RT/RW, Soroti Keamanan, Sampah, hingga Peran Sosial Warga

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Lurah Tamamaung, Syarifuddin, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan masyarakat dengan memulai evaluasi kinerja RT dan RW sejak April 2026.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Jum’at Bersih yang digelar di wilayah RW 07 RT 08, Jalan Sukaria 13, Jumat (10/4/2026), yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WITA.

Kegiatan ini turut dihadiri Pjs Ketua LPM Amda Wahid, Ketua Koperasi Merah Putih, Ketua FKPM, serta seluruh RT dan RW se-Kelurahan Tamamaung.

Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti kuatnya sinergi dalam membangun lingkungan yang lebih tertata dan harmonis.

Baca Juga : Turun Malam ke Pinggir Kanal, Lurah Tamamaung Dorong Pelayanan Humanis dan Responsif

Dalam arahannya, Syarifuddin menjelaskan bahwa evaluasi kinerja RT/RW akan difokuskan pada sejumlah aspek strategis, di antaranya keamanan dan ketertiban wilayah, termasuk optimalisasi fungsi pos kamling di setiap lingkungan.

Selain itu, peran aktif RT/RW dalam Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) juga menjadi perhatian, sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Aspek pengelolaan sampah turut menjadi fokus, khususnya melalui penguatan Bank Sampah Unit (BSU) di tingkat RW guna mendorong pemilahan sampah dan mengurangi volume sampah yang dibuang.

Tak kalah penting, partisipasi warga dalam kegiatan kerja bakti juga akan menjadi indikator penilaian, dengan harapan RT/RW mampu menggerakkan budaya gotong royong demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

Baca Juga : Pasca Lebaran, Poskamling di Tamamaung Kembali Aktif, Warga Diajak Tingkatkan Kewaspadaan

Syarifuddin juga menyoroti peran Koperasi Merah Putih sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi masyarakat. Ia berharap koperasi tersebut mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi motor penggerak kesejahteraan warga.

“Kami ingin semua elemen bergerak bersama, mulai dari keamanan, kebersihan, hingga penguatan ekonomi warga,” tegasnya.

Kegiatan Jum’at Bersih ini tidak hanya menjadi simbol gotong royong, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam mewujudkan Tamamaung yang lebih bersih, aman, dan sejahtera. (*)