MAROS, KORANMAKASSAR.COM – Kondisi Jalan Poros Botolempangan di Kabupaten Maros dilaporkan mengalami kerusakan parah dan terancam tidak dapat dilalui saat hujan turun.
Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Dusun Ujungbulu dengan Dusun Tanggaparang, Mangemba, dan Tamangesang.
Ketua LSM GMBI Kabupaten Maros, Syamsul Bahri, S.M., saat ditemui Selasa (17/02/2026), menegaskan bahwa jalan tersebut menjadi urat nadi aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat.
“Jika tidak segera diperbaiki, roda perekonomian warga bisa lumpuh karena ini satu-satunya akses utama,” ujarnya.
Baca Juga : Menjemput Arah Baru Koperasi Maros: Refleksi Jelang Musda Dekopinda 2026–2030
Syamsul bersama tim investigasi GMBI turun langsung meninjau kondisi jalan yang dinilai luput dari perhatian pemerintah daerah.
Ia menyebut kerusakan telah terjadi sejak 2015 dan hingga kini belum mendapat penanganan serius.
Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pada Ramadan dua tahun lalu Bupati Maros sempat berjanji akan memperbaiki jalan tersebut pada 2024. Namun hingga awal 2026, perbaikan belum terealisasi.
Baca Juga : IKA-PMII Maros Audiensi dengan Kapolres, Siapkan Pelantikan Ramadan dan Luncurkan Program “Sahabat Pangan”
Atas kondisi itu, GMBI bersama masyarakat Botolempangan mendesak Pemerintah Kabupaten Maros segera menepati janji dan merealisasikan perbaikan jalan demi kelancaran aktivitas serta peningkatan kesejahteraan warga. (*)

