Menko Luhut: Integrasi Kementerian dan Lembaga Agar Percepat Pembangunan DPSP Borobudur Sebagai Destinasi Berkualitas

“Dalam program seperti ini, baik dalam aspek infrastruktur maupun komponen lainnya yang menyangkut pariwisata, saya berharap ada kepastian dalam pola pengembangan wisata. Sebab jalur wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah menjadi suatu hal yang penting, agar wisatawan dapat menyaksikan kesenian dan tradisi pada daerah ini secara keseluruhan,” papar Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Menko Luhut Tengok Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di TPS 3R Tuksongo

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan lapangan, sebelumnya Menko Luhut mengunjungi Tempat Pembuangan Sampah (TPS 3R) Tuksongo, program Kementerian Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Model TPS 3R menggunakan daur ulang, dengan memilah sampah secara organik dan non organik. Sampah organik diolah menjadi pupuk dan sebagiannya sebabagai makan maggot, sedangkan sampah non-organik dipilah untuk mencari yang bentuk layak jual juga mengurai residu atau yang tidak dapat diolah.

baca juga : Menyiapkan Pariwisata Berkualitas, Menko Luhut Lakukan Kunjungan Kerja ke Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur

“Saya mohon agar KLHK, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi DIY memastikan pengelolaan sampah di DPSP Borobudur sebagai pilot projet, yang dapat diimplementasikan di 4 DPSP lainnya. Pengelolaan sampah ini jika terwujud akan sangat signifikan dampaknya, sebab selain menyelesaikan isu sampah, juga menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar dengan baik,” pungkas Menko Luhut.

Turut hadir dalam rapat ini secara langsung adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM, Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Menteri Ketenagakerjaan, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Serta hadir secara daring adalah Menteri Dalam Negeri, Menteri ATR/BPN dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (*)