Muscab IX PPP Pinrang Ditutup, DPW Sulsel Tegaskan Pengurus Harus Siap Kerja Hadapi Pemilu 2029

PINRANG, KORANMAKASSAR.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) IX Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Pinrang resmi ditutup, Minggu (26/4/2026).

Penutupan agenda strategis ini diwarnai penegasan arah perjuangan partai oleh Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham A. Fauzi Uskara.

Dalam arahannya, Ilham menekankan bahwa kekuatan partai tidak cukup hanya bertumpu pada struktur organisasi, tetapi harus ditopang oleh soliditas dan kualitas kader.

Ia mengingatkan agar kepengurusan baru tidak sekadar mengisi struktur, melainkan benar-benar siap bekerja menghadapi tahapan krusial, termasuk verifikasi dan Pemilu 2029.

Baca Juga : Selamatkan Marwah Partai, Ketua GPK Desak DPC PPP Makassar Panggil RTQ.

“Pengurus harus diisi orang-orang yang siap kerja, bukan sekadar pelengkap struktur,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan proses penyusunan formatur dilakukan secara selektif, objektif, dan bebas dari praktik transaksional.

Bahkan, PPP membuka ruang bagi figur eksternal yang memiliki rekam jejak dan komitmen kuat untuk bergabung membesarkan partai.

Selain itu, Ilham mengingatkan pentingnya menjaga persatuan pasca-Muscab. Ia menegaskan seluruh dinamika internal harus diselesaikan secara terbuka dan adil tanpa menimbulkan perpecahan.

Sebagai langkah konkret, ia meminta pengurus inti nantinya menandatangani pakta integritas yang mencakup kelengkapan struktur, kesiapan kantor, hingga program nyata yang menyentuh masyarakat, seperti pengadaan ambulans.

Baca Juga : Momentum Ramadan, Aliyah Mustika Ilham Perkuat Konsolidasi Partai Demokrat Makassar

Sementara itu, Ketua DPC PPP Pinrang demisioner, Sahabuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas kebersamaan selama lima tahun masa kepemimpinannya.

Ia juga memohon maaf atas kekurangan dan berharap kepengurusan baru dapat membawa PPP Pinrang menjadi lebih baik.

Dengan berakhirnya Muscab IX, kader PPP Pinrang dihadapkan pada tantangan besar untuk membangun organisasi yang solid, bekerja nyata, serta mampu meningkatkan daya saing partai pada kontestasi politik mendatang. (*)

Komentar