Musrenbang Tematik Gowa 2027: Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Percepatan Penurunan Stunting

GOWA, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kabupaten Gowa menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Kemiskinan dan Stunting di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (25/2).

Forum ini menjadi langkah strategis dalam menyusun kebijakan yang lebih terarah dan berbasis data untuk tahun anggaran 2027.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa kemiskinan dan stunting merupakan dua persoalan krusial yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah.

Menurutnya, kemiskinan tidak hanya soal pendapatan, tetapi juga menyangkut akses terhadap pangan bergizi, layanan kesehatan, pendidikan, hingga hunian layak.

Sementara stunting berkaitan erat dengan perkembangan kognitif, kemampuan belajar, dan produktivitas generasi mendatang.

Saat ini, jumlah Keluarga Miskin Ekstrem (KME) di Gowa tercatat sebanyak 1.015 keluarga. Di sisi lain, prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan hingga mencapai 17 persen.

Baca Juga : Pemkab Gowa Buka Ruang Strategis Generasi Muda Lewat Musrenbang

Meski demikian, Bupati menilai capaian tersebut belum cukup dan perlu penguatan intervensi yang lebih tepat sasaran.

Ia menekankan bahwa penanganan kemiskinan harus berbasis kebutuhan riil setiap keluarga, bukan pendekatan seragam. Intervensi harus dipilah, mulai dari perbaikan rumah, peningkatan akses kesehatan dan pendidikan, perbaikan sanitasi, hingga penguatan ekonomi keluarga.

“Tujuan pemerintah bukan membuat masyarakat bergantung, tetapi mendorong kemandirian agar mampu keluar dari kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidupnya,” tegasnya.

Melalui Musrenbang Tematik ini, Pemkab Gowa berharap terbangun kesepahaman lintas sektor untuk membebaskan keluarga dari kemiskinan serta menyelamatkan generasi dari stunting demi mewujudkan Gowa yang sehat, cerdas, dan produktif.

Kepala Bappeda Gowa, Sujjadan, menjelaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa Tahun 2027.

Baca Juga : Nahkodai Dewan Masjid Indonesia Gowa 2026–2031, Sitti Husniah Talenrang Ajak Masjid Jadi Pusat Ibadah dan Pemberdayaan Umat

Fokusnya adalah mengidentifikasi akar masalah berbasis data, menyelaraskan intervensi lintas perangkat daerah, serta menetapkan program prioritas yang operasional dan implementatif.

Mengusung tema “Bebaskan Keluarga dari Kemiskinan, Selamatkan Generasi dari Stunting”, kegiatan ini menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat konvergensi program penurunan stunting, efektivitas perlindungan sosial, serta pemberdayaan ekonomi keluarga miskin berbasis data by name by address.

Musrenbang ini dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan SKPD, camat, kepala desa/lurah, kepala puskesmas, mitra pembangunan, serta organisasi masyarakat. (NH)

Komentar