Namun, seiring berjalannya waktu, ia memutuskan untuk mencoba peruntungan baru dengan melibatkan diri ke dunia politik.
Di sinilah namanya semakin dikenal luas oleh publik tanah air. Dari terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta (2017) hingga menjabat Menteri Pariwisata di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, membuktikan bahwa dirinya tidak berhenti di zona nyaman sebagai seorang pengusaha.
Sandi sekali lagi menunjukkan bahwa dirinya juga punya potensi besar untuk menjadi aktor politik yang berurusan dengan kepentingan masyarakat luas.
Kendati begitu, namanya perlahan meredup selang beberapa tahun terakhir, teristimewa saat namanya tidak lagi muncul di jajaran kabinet Prabowo-Gibran dan pengaruhnya di PPP yang semakin tidak terlihat.
Publik jadi bertanya, kemanakah sosok yang sempat menghebohkan publik Indonesia lantaran keberaniannya terjun langsung di dunia politik dengan membawa sejuta harapan masyarakat?

Kemana Sandi Pergi?
Tahun 2017, tepatnya di Pilkada DKI Jakarta, Sandi yang kala itu berpasangan dengan Anies Baswedan berhasil memenangkan kontestasi dengan raihan 3.240.987 suara (58,05%), jauh mengungguli kompetitornya Ahok-Djarot yang hanya meraup 2.350.366 suara atau sekitar 41,95%.
Sejak terpilih sebagai Wagub DKI Jakarta berpasangan dengan Anies ini, Sandi terlihat mulai serius memulai karir baru di dunia politik.
Ia tidak lagi berdiam diri di zona nyaman sebagai seorang pengusaha, melainkan terlibat aktif dengan beragam agenda dan kegiatan politik praktis.
Merasa semakin banyak dikenal publik, Sandi memutuskan untuk menaikkan oktaf agenda politiknya dari seorang pejabat daerah, naik ke level yang lebih tinggi skala nasional.
Benar saja, pada tahun 2019, bertepatan dengan masa dua tahun kurang menjabat sebagai wakil gubernur DKI, Sandi memilih mundur dari kursi 02 DKI dan memutuskan ikut berkontestasi pada Pilpres 2019.

