Navigasi Politik Sang Pelari

Kali ini, orang yang menjadi pasangan duet bukan sembarang orang. Beliau adalah Prabowo Subianto seorang jenderal purnawirawan TNI bintang 3 yang namanya tidak asing lagi di republik ini.

Prabowo-Sandi, demikian sebutan untuk kedua pasangan yang tampil sebagai rival terkuat Jokowi-Ma’ruf, cukup menyita perhatian tidak hanya publik tanah air tapi juga masyarakat luar negeri.

Meski kalah melawan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019, nama Sandi benar-benar melambung tinggi bahkan menyamai sosok Prabowo yang terbilang sudah lama mencicipi panggung politik nusantara dan dikenal luas sebagai seorang politisi senior Indonesia.

Sebelum akhirnya nama Sandi perlahan meredup, Sandi sempat dipercaya rival politiknya di 2019 (Jokowi-Ma’ruf) untuk menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju (KIM).

Sandi dipercaya mengisi posisi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Namun, jabatan Menteri ini nyatanya tidak cukup mengangkat kembali popularitasnya.

Terbukti, setelah habis masa menjabat sebagai Menparekraf, publik pun mulai banyak yang melupakan beliau.

Menparekraf RI

Pada perhelatan Pemilu 2024 sebagai parameter, namanya bahkan tidak masuk dalam 3 besar figur nasional dengan tingkat elektabilitas tertinggi menurut beberapa hasil survei.

Sandi bahkan kalah populer dengan tokoh-tokoh seperi Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Agus Harimurti Yudhoyono dan Ridwan Kamil.

Ambil contoh, hasil survei yang dilakukan dua lembaga survei terkemuka tanah air yakni, Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Indobarometer yang menggelar survei tahun 2021 untuk proyeksi Pemilu 2024.

Hasilnya, Prabowo Subianto berada di urutan pertama, disusul Ganjar Pranowodi posisi kedua. Sementara posisi ketiga ditempati Ridwan Kamil, dan peringkat keempat serta kelima masing-masing diduduki Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Setalah namanya tidak banyak disebut di berbagai laman media massa, sebagian publik pun bertanya-tanya, kemanakah Sandi berlabuh? Masihkah dirinya bertahan di panggung politik nasional, atau justru diam-diam membuat keputusan yang tidak banyak diketahui publik.