Pasca Idul Adha, Gunungan Sampah di Lembo Dibersihkan Massal, Camat Tallo Bentuk Posko Antisipasi Buang Liar

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM  — Tumpukan sampah yang menggunung di wilayah Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar pasca Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Melalui program “Jumat Bersih”, aparat kecamatan bersama warga turun langsung melakukan aksi gotong royong membersihkan kawasan yang dipenuhi sampah rumah tangga dan limbah kurban, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung Camat Tallo, Andi Huani, S.STP., M.Si., didampingi Lurah Lembo, jajaran struktural kecamatan, Satgas Kebersihan, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Di lapangan, terlihat tumpukan sampah plastik, sisa hewan kurban, hingga limbah rumah tangga memenuhi bahu jalan dan bantaran sungai.

Baca Juga : Kuasai Fasum Puluhan Tahun, 8 Lapak PKL di Tallo Ditertibkan, Jalan Sunu Disiapkan Jadi Sentra Baru

Berdasarkan keterangan pihak kecamatan, lonjakan sampah dipicu meningkatnya aktivitas rumah tangga pasca Idul Adha, ditambah adanya oknum warga dari luar wilayah yang membuang sampah sembarangan.

Andi Huani menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan karena berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan kebersihan lingkungan kota.

“Permasalahan sampah ini harus ditangani bersama. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan warga dan wajah Kota Makassar,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Aksi bersih-bersih dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengangkutan manual menggunakan karung dan sapu lidi hingga pengerukan tumpukan sampah besar memakai alat berat excavator New Holland.

Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian diangkut menggunakan truk Dinas Kebersihan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain membersihkan jalan dan lingkungan permukiman, warga juga turut membersihkan bantaran sungai guna mencegah penyumbatan aliran air yang berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan.

Baca Juga : Penertiban Humanis di Tallo Berjalan Lancar, Sejumlah Lapak Dibongkar Mandiri Tanpa Konflik

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terus berulang, Pemerintah Kecamatan Tallo juga akan kembali mengaktifkan posko bersama di Jalan Pannampu, tepatnya di depan TPU Beroanging.

Posko tersebut sebelumnya dinilai efektif dalam menekan praktik pembuangan sampah liar.

Andi Huani menekankan bahwa program “Jumat Bersih” bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk edukasi dan ajakan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak mencemari jalan maupun sungai,” tegasnya.

Aksi kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat ini kembali menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga kebersihan Kota Makassar. (ibm)

Komentar