Pemilu Raya UNIMEN 2025: Wujud Demokrasi Kampus dan Laboratorium Kepemimpinan Mahasiswa

ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) menggelar pesta demokrasi melalui kegiatan Pemilu Raya 2025, untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Masa Jabatan 2025–2026, Kamis (6/11/2025).

Pada pemilihan kali ini, hanya terdapat satu pasangan calon, yakni Muh. Furqan dan Riska Yulianti, yang berhadapan dengan kolom kosong. Meskipun demikian, suasana pesta demokrasi kampus tetap berlangsung lancar, tertib, dan penuh antusiasme.

Di bawah komando Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) UNIMEN, proses pemungutan suara berjalan aman dan terkendali. Kegiatan dilaksanakan di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS): Kampus I di Jl. Jenderal Sudirman No. 17 Enrekang (TPS 1) dan Kampus II di Jl. Buttu Juppandang, Buttu Cui (TPS 2).

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UNIMEN, Hakim, menegaskan bahwa Pemilu Raya bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga sarana pembelajaran demokrasi yang penting bagi mahasiswa.

Baca Juga : UNIMEN Enrekang Kukuhkan 248 Sarjana: Wujudkan Semangat Islam yang Mencerahkan Semesta

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras teman-teman KPUM dan KPPS yang dengan dedikasi tinggi menyukseskan kegiatan ini. Pemilu ini bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi menghidupkan semangat partisipasi mahasiswa. Tanpa keterlibatan mahasiswa, lembaga kampus hanyalah nama tanpa makna,” ujar Hakim.

Ia menambahkan, DPM berkomitmen mengawal jalannya Pemilu Raya dari awal hingga akhir agar prosesnya tetap transparan dan demokratis.

“Kampus adalah miniatur negara, dan Pemilu Raya ini adalah laboratorium demokrasi. Di sinilah kita belajar menjadi warga negara yang aktif, berani, dan bertanggung jawab,” sambungnya.

Hakim juga menyampaikan terima kasih kepada KPU Kabupaten Enrekang atas pendampingan dan dukungannya dalam penyediaan logistik, mulai dari surat suara, kotak suara, hingga bilik pemungutan.

“Ini bukti nyata bahwa sinergi antara mahasiswa, lembaga kampus, dan instansi pemerintah dapat menghadirkan proses demokrasi yang bermakna,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KPUM UNIMEN, Muh. Iqbal Syah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari seluruh tahapan Pemilu Raya yang telah disiapkan sejak lama.

“Pemilu Raya ini adalah gerbang untuk menjaga keberlangsungan estafet kepemimpinan mahasiswa di kampus. Meskipun belum semua dari seribu lebih mahasiswa terdaftar hadir, namun prosesnya berjalan sukses dan penuh semangat,” ungkap Iqbal.

Baca Juga : Kolaborasi Unhas dan Unimen Galakkan Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Kelapa

Saat ini, KPUM masih melakukan penghitungan dan rekapitulasi suara, sebelum hasil akhir ditetapkan secara resmi dalam rapat pleno dan diumumkan kepada seluruh civitas akademika.

“Kami berharap pemimpin terpilih nanti bisa menjadi motor perubahan, melahirkan program yang membangun, dan menjadi pelopor gerakan mahasiswa yang berintegritas serta berjiwa sosial tinggi,” tutup Iqbal. (*)