Pensiun dari Pelayaran, Deni Hasilkan Rp200 Juta/Bulan Berkat Usaha Pengolahan Tahu Tuna

Atas capaiannya ini, Deni mengajak masyarakat, terutama yang tinggal di dekat perairan, baik laut maupun sungai untuk berani berinovasi. Terlebih terdapat pendampingan usaha dari Dinas Perikanan setempat melalui para penyuluh, baik dari kabupaten, provinsi maupun pusat.

Melalui semangat tersebut, dia meyakini, jalan rejeki akan terbuka.

“Kita yakin dan berani inovasi saja. Dan betul, potensi kelautan-perikanan itu luar biasa. Terimakasih juga kepada dinas yang telah melakukan pendampingan kepada kami hingga saat ini,” tandasnya.

Fasilitasi dari Pusat dan Daerah

Keberhasilan Deni yang memanfaatkan sumber daya di sekitarnya dinilai bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat kelautan dan perikanan. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti memastikan, produk olahan memiliki nilai tambah sekaligus memberikanan daya saing bagi para pelaku usaha, baik nelayan maupun pembudidaya.

Karenanya, dia mendorong masyarakat untuk ikut terlibat dalam usaha pengolahan. KKP, kata dia, siap memfasilitasi masyarakat mulai dari pelatihan, pendampingan, pembiayaan dan pemasaran. Khusus pembiayaan bisa diakses melalui kredit usaha rakyat (KUR) laman http://bit.ly/aksesmodal_KKP.

baca juga : Siapkan Modal, KKP Ajak Generasi Muda Jadi Pengusaha

Kemudian di sisi pemasaran, terdapat program Pasarlautindonesia.id. Program ini menjadi bagian dari #BanggabuatanIndonesia yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Hingga kini, telah tergabung 1.355 UMKM dalam pasar laut Indonesia.

“Potensi di sektor kelautan dan perikanan sangat besar, karenanya kita mengajak masyarakat untuk bangkit bersama. Kita siap memfasilitasi,” kata Artati.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Produk Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan Hendri Dwi Prajoedi menyebut jajarannya juga siap memfasilitasi pelaku usaha hingga mendapatkan legalitas. Hal ini untuk menjaga keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan skala usaha.

“Jadi kita dampingi juga, kita di dinas fasilitasi legalitas usahanya juga,” terang Hendri. (*)