oleh

Perang Kelompok di Kandea Tambah Parah, Rumah Warga jadi Sasaran Bom Molotov

KORANMAKASSAR.COM — Batas wilayah dua kecamatan tepatnya jalan Kandea raya memanas akibat perang kelompok yang kembali pecah. Tembakan petasan ditenggarai menjadi penyebab insiden ini.

Keterangan sejumlah warga wilayah tersebut menyebutkan bahwa tawuran kembali terjadi sejak tiga hari sebelum pergantian tahun 2020.

“Perang kembali pecah di wilayah perbatasan kelurahan Baraya dengan Bunga Eja Beru, itu (terjadi) kalau tidak salah tiga malam lalu ada orang tidak dikenal yang lempar petasan ke arah Baraya, trus melempar lagi ke arah Bunga ejaya, trus orang itu melarikan diri naik motor.” terang salah seorang warga Baraya yang enggan disebut namanya, kepada wartawan koranmakassar.com , Sabtu (2/1/2021).

Karena terprovokasi warga dari dua wilayah yang sempat berdamai selama kurang lebih dua bulan tersebut, kini kembali bertikai.

baca juga : Pasca Berdamai, Lemparan Petasan dan Batu Nyaris Picu Perang Kelompok di Kandea

Warga melanjutkan, perang kelompok yang terjadi saat ini semakin parah, jika sebelumnya hanya menggunakan busur panah dan batu, kali ini kelompok yang bertikai melempari rumah warga menggunakan bom molotov.

“Sekarang tambah parah karna sudah pakai bom molotov lempari rumah warga, bahkan mereka tak segan melawan aparat kepolisian yang datang mengamankan.” bebernya.

Hingga berita ini terbit belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bontoala dan Polsek Tallo serta aparat pemerintah setempat.  (ilho)