Perawat di Makassar Menjadi Korban Kekerasan, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Polisi belum menetapkan tersangka terhadap korban yang berprofesi sebagai perawat di salah satu Rumah sakit yang ada di makassar, Rabu 29 Mei 2025

Kejadian bermula saat korban sedang melakukan perawatan jenazah terhadap pasien pada Sabtu (26/5) dini hari. Tiba-tiba muncul seorang pemuda dari belakang dan mencekik leher korban, lalu menariknya hingga terjatuh ke lantai sejauh tiga meter

Korban berinisial “A” berusia 35 tahun yang berprofesi sebagai perawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) wahidin Sudirohusodo Makassar

Setelah terjatuh ke lantai, usai lehernya dicekik. Ia tetap melanjutkan tugasnya menangani jenazah pasien yang baru dinyatakan meninggal dunia

Dilansir dari radarmakassar, Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Rs wahidin Fandi setiawan waris, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa anak dari pasien tiba-tiba mencekik perawat dari belakang dan menariknya hingga terjatuh ke lantai sejauh tiga meter.

Baca Juga : Proses Lamban, TRC UPT PPPA Makassar Soroti Kinerja Penyidik Terkait Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Umur 6 Tahun

Meski sempat diserang secara fisik, perawat A tetap melanjutkan tugasnya setelah pelaku ditenangkan oleh keluarga lainnya.

“Perawat tetap melanjutkan tindakan. Kami sangat menyayangkan tindakan kekerasan ini,” ucap Fandi.

Menurutnya, tenaga kesehatan seharusnya mendapat penghargaan dan perlindungan, mengingat dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan selama 24 jam kepada pasien.

Pihak RS Wahidin telah mendampingi perawat A untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tamalanrea