PANGKEP, KORANMAKASSAR.COM— Pusat Observasi dan Advokasi Konstruksi (PONDASI) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan melalui bantuan layanan sondir tanah gratis di lokasi pembangunan Pesantren MDIA Batulappa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan PONDASI agar pembangunan pondok pesantren memiliki struktur yang aman, kokoh, dan sesuai standar konstruksi.
Proses pemeriksaan kondisi tanah atau sondir menjadi tahapan penting sebelum pembangunan fisik dimulai. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Tim Sondir PONDASI yang dikoordinir Saddam Husein.
Pimpinan Ponpes MDIA, AG KH Dr. Abdul Mutthalib, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu pihak pesantren dalam mempersiapkan pembangunan sarana pendidikan bagi para santri.
Baca Juga : Workshop Penyusunan Proposal PKM 2026 Tingkatkan Produktivitas Dosen Jurusan Teknik Sipil PNUP
“Kami sangat berterima kasih kepada PONDASI yang telah membantu proses sondir secara gratis. Ini menjadi langkah awal penting agar pembangunan pesantren berjalan baik dan memiliki konstruksi yang kuat,” ujarnya, Jumat (8/5/26).
Sementara itu, Ketua PONDASI, Akbar Hadi, menegaskan bahwa lembaganya ingin terus hadir memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan dan keagamaan.
“PONDASI hadir bukan hanya sebagai lembaga observasi dan advokasi konstruksi, tetapi juga ingin menjadi bagian dari pembangunan umat. Kami berharap bantuan ini mendukung kelancaran pembangunan Pesantren MDIA dan memberi manfaat jangka panjang,” kata alumni Teknik Sipil UMI tersebut.
Ia menambahkan, berbagai kasus robohnya bangunan pesantren di sejumlah daerah dalam beberapa tahun terakhir menjadi pengingat pentingnya memperhatikan aspek keselamatan konstruksi sejak tahap awal pembangunan.
Menurutnya, banyak insiden bangunan ambruk dipicu pondasi yang tidak sesuai dengan kondisi tanah setempat.
Baca Juga : PNUP Hadirkan Solusi Longsor di Gowa, Terapkan Desain Perkuatan Lereng Jalan di Desa Majannang–Manimbahoi
“Program ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi juga edukasi. Kami ingin mengajak pengelola pesantren lebih peduli terhadap standar keselamatan konstruksi. Bangunan pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi santri,” tambah Ahad, sapaan akrabnya.
Sebelumnya, PONDASI juga telah melaksanakan kegiatan serupa di sejumlah lokasi, di antaranya Ponpes Darul Aman Gombara, Masjid Wisata Muhammadiyah di Mawang Gowa, Lembaga Tahfidz Mush’ab Bin Umair di Manggala Makassar, hingga Pondok Tahfidz Nur Saidah Bakri di Pallangga, Gowa.
Melalui program tersebut, PONDASI berharap pembangunan Pesantren MDIA dapat berjalan lancar dan menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. (*)


Komentar