PAREPARE, KORANMAKASSAR.COM — Mengawali masa kepemimpinannya sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri Parepare, Prof. Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd., melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman mantan Rektor IAIN Parepare periode 2022–2026, Prof. Dr. Hannani, M.Ag., di Perumahan PDAM Lompoe, Kota Parepare, Sabtu malam (16/5/2026).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Momen tersebut menjadi simbol harmonisasi transisi kepemimpinan sekaligus penegasan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan prestasi kampus.
Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua Senat IAIN Parepare, Prof. Dr. Hj. Sitti Aminah, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Prof. Darmawati dalam membawa kampus menuju kemajuan yang lebih baik.
Baca Juga : IAIN Parepare Gaungkan Harmoni Budaya Lokal dan Global Lewat Eksplorasi Bahasa Bugis
Suasana kekeluargaan begitu terasa mengingat Prof. Darmawati dan Prof. Hannani merupakan sahabat lama yang telah aktif bersama sejak masa mahasiswa di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.
Keduanya juga dikenal aktif dalam kiprah organisasi keagamaan di Nahdlatul Ulama, baik di lingkungan PCNU maupun Muslimat NU Kota Parepare.
Secara akademik dan ideologis, kedua tokoh tersebut juga dikenal sebagai kader terbaik almarhum Prof. Abdul Rahman Idrus, tokoh NU Sulawesi Selatan yang semasa hidup menjabat Wakil Rais Syuriyah NU Sulsel.
Almarhum juga dikenal sebagai mantan Ketua STAIN Parepare dan salah satu tokoh nasional yang terlibat dalam perumusan Deklarasi Murnajati pada Mubes PMII II di Malang tahun 1972 yang menegaskan independensi PMII.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan utama tertuju pada penguatan kelembagaan dan upaya mempertahankan serta meningkatkan akreditasi unggul IAIN Parepare.
Prof. Hannani menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program strategis yang akan dijalankan Prof. Darmawati selama masa kepemimpinannya.
“IAIN Parepare ini ibarat sawah kita bersama. Harus kita rawat dengan baik karena kita semua makan dan tumbuh dari situ. Kebersamaan dan kesinambungan adalah kunci utamanya,” ujar Prof. Hannani.
Percakapan yang sesekali diselingi nostalgia dan canda tawa itu semakin menegaskan bahwa estafet kepemimpinan di IAIN Parepare berlangsung harmonis dan demokratis dengan dukungan seluruh sivitas akademika demi kemajuan kampus ke depan. (*)


Komentar