KORANMAKASSAR.COM — Partai NasDem dan Gerindra sudah resmi mengusung. Saatnya Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA) tancap gas, jauh di depan meninggalkan para rival politik, menuju gelaran resmi Pilwalkot Makassar 2020.
Danny-Fatma mengantongi 11 kursi hasil dua rekomendasi partai, yakni NasDem dengan 6 kursi dan 5 sisanya milik Gerindra. Partai Gerindra pun sudah menyegel rekomendasi untuk ADAMA dengan mengeluarkan surat keputusan (SK) model B.1-KWK.
Boleh dibilang, untuk sementara, ADAMA satu-satunya pasangan yang mendapat kepastian dukungan partai untuk bertarung. Pasangan ini hanya tinggal menunggu waktu untuk mendaftarkan diri di KPU Makassar sebagai kandidat resmi pada 4-6 September nanti.
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Ibnu Hajar Yusuf, menilai bahwa partai pengusung ADAMA melakukan langkah jitu karena cekatan memberikan kepastian dukungan kepada bakal calon.

“Dengan kepastian itu, Pak Danny (panggilan akrab Mohammad Ramdhan Pomanto) maupun Bu Fatma bisa lebih fokus (menggalang dukungan),” kata Ibnu melalui sambungan telepon, Jumat (17/7/2020).
Ibnu menilai, sekarang sudah saatnya bagi Danny Pomanto yang juga mantan Wali Kota Makassar untuk kembali merapikan basis pendukung, baik pada tataran akar rumput, menengah, hingga jajaran elite. Begitupun dengan Fatmawati, yang sejak kemunculannya sudah menarik perhatian publik.
“Karena harus diingat bahwa untuk memenangkan Pilwalkot Makassar butuh sinergi di segala lini, yang tentu semua itu membutuhkan kerja keras, butuh perjuangan,” beber Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa UINAM 2003-2005 itu.
baca juga : Komunitas “KoKo” Siap Total Menangkan Danny Pomanto-Fatmawati
Sebelumnya, Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel, Harmansyah, sudah menegaskan bahwa bersamaan keluarnya surat B.1-KWK, DPP Gerindra menginstruksikan DPC Gerindra Makassar segera melakukan koordinasi dengan ADAMA sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota. Keluarga besar Gerindra diminta untuk total menyatukan dukungan kepada ADAMA.
“Seluruh kader wajib mengerahkan seluruh kekuatan untuk memenangkan pilwalkot. Sekarang kita sisa menunggu tahapan (mendaftar di KPU),” kata Harmansyah Kamis malam (16/7/2020). (Rilis KreatipMa)

