Safari Ramadan di Panakkukang, Wali Kota Makassar Kenalkan Aplikasi LONTARA+ untuk Tampung Aspirasi Warga

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memperkenalkan aplikasi Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) sebagai platform layanan publik terpadu milik Pemerintah Kota Makassar.

Aplikasi tersebut diperkenalkan saat Munafri melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Jihad, Kompleks IDI, Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Kamis (5/3/2026) malam.

Munafri yang akrab disapa Appi menjelaskan, LONTARA+ merupakan super apps yang mengintegrasikan ratusan aplikasi layanan pemerintah yang sebelumnya berjalan terpisah menjadi satu platform terpadu.

“Melalui aplikasi ini masyarakat bisa menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun kebutuhan di lingkungannya. Pemerintah akan merespons melalui SKPD yang berwenang,” ujarnya.

Baca Juga : Musrenbang Makassar 2027, Gubernur Sulsel Tekankan Penataan Lingkungan dan Pengelolaan Sampah

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, baik melalui perangkat wilayah seperti RT/RW, lurah dan camat, maupun secara langsung melalui aplikasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Appi juga menyampaikan bahwa dirinya rutin berkeliling kota setiap subuh bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memantau kondisi kota sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Menurutnya, Safari Ramadan menjadi momentum bagi pemerintah untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat di setiap kecamatan.

Selain itu, Munafri juga mengingatkan potensi peningkatan volume sampah selama Ramadan akibat tingginya aktivitas ekonomi, khususnya penjualan takjil.

Baca Juga : Tegaskan Makassar Lokomotif Pembangunan Indonesia Timur, Wali Kota Munafri Fokuskan RKPD 2027 pada Empat Pilar

Ia meminta camat, lurah hingga pengurus RT/RW untuk menyiapkan sistem pengelolaan sampah sejak dini, terutama menjelang Idulfitri ketika sebagian petugas kebersihan mudik.

“Kita tidak ingin saat Idulfitri justru muncul tumpukan sampah di berbagai sudut kota. Ini harus diantisipasi bersama,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Munafri juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, seperti memeriksa listrik dan kompor guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. (*)