Kegiatan panen raya P5 dimulai pukul 10.30 WIB dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, serta Mars Muhi.
Acara dilanjutkan dengan flash mop P5 oleh perwakilan peserta didik. Setelah kegiatan pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan berkunjung ke berbagai stan makanan dan produk kerajinan karya peserta didik kelas X dan XI.
Selain itu, secara bergantian peserta didik juga menampilkan berbagai pertunjukan daerah seperti drama cerita rakyat, tarian daerah, dan musikalisasi puisi. Kegiatan panen raya P5 ditutup pukul 15.00 setelah seluruh peserta menuntaskan pertunjukan.
Acara dilanjutkan dengan pentas seni Mancawarni. Pukul 14.45 – 16.30 kegiatan dilanjutkan dengan penampilan Band SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta dan penampilan tarian dari SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
Suasana sangat meriah dimana para pelajar dari berbagai sekolah berkumpul dan bernyanyi bersama. acara dilanjutkan dengan penampilan band lokal SMA Muhi yaitu We4after, Oscaster, Fahrenheit, Javas, dan Muhiverse hingga pukul 17.15 dan dilanjutkan persiapan sholat Magrib.

Setelah sholat Magrib dan istirahat acara kembali dimulai pukul 18.30 WIB. Sebelum acara pentas seni dilanjutkan, diadakan seremonial kegiatan upacara pembukaan.
Pada kesempatan ini hadir Majelis Pendidikan Dasar Menengah Non Formal Pimpinan (Dikdasmen PNF) Wilayah Muhammadiyah Provinsi DIY, dan Dikdasmen PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Selain itu hadir pula perwakilan komite sekolah, perwakilan Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, tokoh masyarakat, dan orang tua peserta didik. Sambutan yang pertama oleh Kepala SMA Muhi Yogyakarta Drs H Herynugroho, M.Pd.
Baca Juga : SMA MUHI Siap Gelar Malam Pentas Seni MANCAWARNI di Malioboro
Menurut Kepala SMA Muhi Yogyakarta Drs H Herynugroho, M.Pd kegiatan Mancawarni merupakan salah satu bentuk apresiasi seni yang diselenggarakan untuk mewadahi bakat dan minat peserta didik di bidang seni sekaligus sebagai sarana SMA Muhi untuk mendekatkan diri bersosialisasi kepada masyarakat Yogyakarta.
Menurutnya, keberagaman adalah sumber inspirasi dalam kita mewujudkan mimpi. Keberagaman merupakan kekayaan Indonesia yang harus kita syukuri.

