Terinspirasi Hasil Patroli, Kapolsek Bontocani Gagas Gerakan Gotong Royong Perbaiki Jalan Pelosok

BONE, KORANMAKASSAR.COM – Berawal dari hasil patroli di sejumlah wilayah terpencil, Kapolsek Bontocani, IPTU Kamaluddin, menggagas program “Polisi Peduli Warga Pelosok” yang berfokus pada perbaikan akses jalan melalui semangat gotong royong bersama masyarakat.

Program tersebut lahir setelah melihat kondisi infrastruktur di sejumlah desa yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan dan menjadi hambatan bagi aktivitas warga.

Untuk merealisasikannya, IPTU Kamaluddin membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah, Baznas Kabupaten Bone, serta pengusaha lokal Surya Indah Bone.

Baca Juga : Kapolsek Bontocani Gencarkan Edukasi Keselamatan di Sekolah: Libatkan Orang Tua, Tekankan Bahaya Anak di Bawah Umur Berkendara

Melalui sinergi tersebut, kegiatan gotong royong telah menjangkau sedikitnya enam desa di Kecamatan Bontocani, di antaranya Desa Watangcani, Langi, Bontojai, Bana, Bulu Sirua, Pattuku, dan Erecinnong. Secara bertahap, sekitar 5 hingga 7 kilometer jalan berhasil diperbaiki dan jumlah tersebut terus bertambah.

Program ini bukan dimaksudkan untuk mengambil alih peran pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, melainkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan partisipasi bersama guna membantu mempercepat penanganan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pelosok.

Apresiasi datang dari warga setempat. Pato, salah seorang masyarakat yang merasakan manfaat program tersebut, mengaku baru kali ini melihat kehadiran polisi yang terlibat langsung membantu memperbaiki akses jalan desa.

Baca Juga : Kapolsek Bontocani Luncurkan Program Edukasi Berkendara, Warga Apresiasi Inovasi SIM Cerdas

“Saya tidak membandingkan atau menyalahkan siapa pun. Saya hanya ingin berterima kasih kepada Kapolda dan Kapolres Bone yang pernah menugaskan Pak Kamal di Bontocani. Sejak mengenal polisi, baru kali ini kami merasakan ada polisi yang benar-benar peduli kepada warga pelosok,” ujarnya, Senin (15/6/26).

Melalui gerakan ini, semangat gotong royong tidak hanya menghadirkan perbaikan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat di wilayah yang masih terbatas akses pembangunannya. (*)

Komentar