oleh

Usai Audiens, Kasatpol PP Makassar Semprot Operator BKD

Pantau Covid-19

Pantau Corona-Covid19

Nasional
Recovered (SEMBUH) : 192
Active Cases (POSITIF) : 2,491
Dead (MENINGGAL) : 209

Sulawesi Selatan

Kasus Sembuh

19

Kasus Positif

113

Kasus Meninggal

6

Total Kasus

138

KORANMAKASSAR.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar Imam Hud naik pitam terhadap operator BKD yang dianggap asal bicara terkait penilaian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) melalui sistem E-Kinerja.

Kejadian bermula, saat salah satu Operator BKD hendak menjelaskan kembali soal sistem E-Kinerja. Padahal, sebelumnya Kasatpol PP dan Pj Wali Kota sudah audiensi ihwal Masalah tersebut.

Iman lantas emosi lantaran menilai pihak BKPSMD mengarang cerita yang menyudutkan anggotanya. Ia mengatakan negara tak akan maju bila tak ada etika.

“Ada poin-poin tertentu yang merugikan anggota saya hanya karena kesalahan teknis lalu gajinya dikurangi,” kata Iman di Rujab Wali Kota Makassar, Rabu, (26/2/ 2020).

Ia pun mempertanyakan ihwal pertanggungjawaban pemotongan gaji anggotanya hanya karena persoalan teknis penilaian kinerja.

Baca Juga : Anggota Satpol PP Blokir Akses Masuk Kantor Balai Kota Makassar, Ini Penyebabnya

“Siapa mau disalahkan? Ada pemotongan, ini kan ada input tidak masuk,” kata dia.

Hanya karena persoalan internet, dalam hal ini aplikasi E-kinerja, Ia mengatakan Tunjangan Pendapatan Kinerja (TPP) bukannya bertambah melainkan berkurang.

“Tugas kita 24 jam bekerja saya hanya minta keadilan,” tandasnya. (Illo)

Loading...

News Feed