Wali Kota Makassar Dorong Industri dan Pemerintah Beri Kesempatan Kerja Setara bagi Disabilitas

“Program ini memberikan jalan keluar luar biasa. Memberikan kesempatan bekerja, berwirausaha, dan meningkatkan keterampilan bagi saudara-saudara disabilitas,” ucapnya.

Wali Kota juga memaparkan mengenai Makassar Creative Hub (MCH), salah satu program unggulan Pemkot dalam merespons kebutuhan tenaga kerja dan pengembangan kreativitas anak muda.

Lanjut dia, MCH mengkombinasikan berbagai aktivitas kreatif, pelatihan, serta ruang pengembangan diri bagi pencari kerja.

Saat ini telah ada dua MCH yang beroperasi di Kota Makassar. Ia menargetkan pembangunan dua lagi pada tahun depan sehingga total menjadi empat.

“Ke depan kita berencana membangun di setiap kecamatan secara bertahap. MCH hadir untuk mendekatkan pelayanan dan kesempatan bagi anak muda pencari kerja,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot menambah satu lokasi baru di Jalan Nusantara untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk untuk memaksimalkan kesempatan bekerja di sektor industri hingga peluang kerja di luar negeri.

Pada sesi akhir sambutan, Munafri memberikan apresiasi khusus bagi para instruktur yang terlibat dalam pelatihan penyandang disabilitas.

Munafri menegaskan bahwa program pelatihan dan pemberdayaan difabel tidak boleh berhenti di tahun ini. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjadikannya program berkelanjutan setiap tahun.

“Kesempatan harus datang secara adil dalam bingkai inklusi. Kami berkomitmen melaksanakan program ini setiap tahun agar semakin banyak saudara-saudara kita yang bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen untuk Pemberdayaan Lansia dan Kader KB

Ketua alumni FH Unhas itu juga membuka ruang kerja sama lebih luas dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau BLK, termasuk penggunaan fasilitas balai ketika kapasitas MCH tidak mencukupi untuk menampung peserta pelatihan.

Mengakhiri sambutannya, Munafri menegaskan kembali bahwa Kota Makassar akan terus menghadirkan program yang memperkuat kualitas SDM, terutama bagi kelompok rentan.

“Masih banyak yang bisa kita kerjakan. Banyak anak muda yang perlu diberdayakan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Terima kasih kepada semua pihak,” tutupnya. (*)