Gerakan tersebut akan melibatkan camat, lurah, hingga RT dan RW sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat, sehingga stok darah di Kota Makassar dapat terus terjaga sepanjang tahun.
Munafri mengatakan program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada awal Juli 2026 dengan sistem rotasi antar kecamatan setiap minggu.
“Kita berharap gerakan masif ini dapat memperkuat stok darah di Kota Makassar,” harapnya. (*)


Komentar