Warga Sangkarrang Sambut Antusias “Pete-pete Laut”, Bukti Perjuangan Wali Kota Makassar Hadirkan Transportasi Gratis dari Pusat

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Kehadiran layanan transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang disambut antusias oleh masyarakat pulau.

Program ini dinilai menjadi solusi nyata atas keterbatasan akses transportasi antarpulau yang selama ini dirasakan warga.

Layanan yang menggunakan KM Banawa Nusantara 27 tersebut merupakan hasil perjuangan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang sebelumnya pada Oktober 2025 langsung mengajukan dukungan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Munafri membawa langsung aspirasi warga kepulauan terkait kebutuhan kapal penghubung dan peningkatan fasilitas dermaga.

Baca Juga : Akademisi Unhas Apresiasi “Pete-pete Laut”, Dinilai Perkuat Pemerataan Layanan untuk Warga Kepulauan Makassar

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan hadirnya armada yang kini melayani rute antarpulau di Sangkarrang secara gratis.

Warga Pulau Barrang Lompo, Rosdiana, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya layanan tersebut. Menurutnya, mobilitas antar pulau kini jauh lebih mudah dibanding sebelumnya.

“Masya Allah, ini sangat membantu masyarakat. Apalagi gratis, kami sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota,” ujarnya, Sabtu (13/6/26).

Ia menjelaskan, sebelumnya masyarakat kesulitan bepergian ke pulau-pulau tetangga karena tidak tersedianya transportasi khusus rute tersebut. Kapal penumpang yang ada hanya melayani perjalanan dari dan ke daratan Makassar.

Baca Juga : Janji Kampanye Wali Kota Makassar Terwujud, “Pete-pete Laut” Gratis Hadir Layani Warga Kepulauan Sangkarrang

“Kalau ke Makassar ada kapal setiap hari, tapi untuk antar pulau di Sangkarrang sangat terbatas,” tambahnya.

Dengan hadirnya Pete-pete Laut, masyarakat kini lebih mudah menjangkau pulau lain untuk keperluan keluarga, sosial, hingga aktivitas ekonomi. Layanan ini juga diprioritaskan bagi pelajar, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum.

Rosdiana berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan tetap memberikan manfaat luas bagi warga kepulauan.

“Ini sangat membantu warga. Kami berharap bisa terus berlanjut karena manfaatnya sudah sangat dirasakan,” ujarnya. (*)

Komentar