MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Pemerintah Kota Makassar mulai memaksimalkan pemanfaatan aset daerah yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, salah satunya kontainer program Makassar Recover di kawasan Anjungan Pantai Losari.
Kontainer yang sempat lama kosong tersebut kini dimanfaatkan sebagai kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perumda Parkir Makassar Raya untuk mendukung operasional pengelolaan parkir di kawasan wisata tersebut.
Pemanfaatan ini merupakan hasil kerja sama antara Perumda Parkir Makassar Raya dan Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian pinjam pakai oleh Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, dan Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar, di Kantor Camat Ujung Pandang, Senin (9/3/2026).
Baca Juga : Perumda Parkir Makassar Uji Coba Parkir Digital, Jukir Wajo Dibekali Bimtek dan Sistem Struk Elektronik
Camat Ujung Pandang, Nanin Sugiar, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi untuk mengoptimalkan aset pemerintah sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebelumnya, kontainer tersebut sempat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat seperti posko kebencanaan dan aktivitas RT/RW, namun belakangan tidak lagi digunakan.
Setelah melalui pembahasan, kontainer tersebut dipinjamkan kepada Perumda Parkir selama satu tahun untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan server serta dokumen operasional sistem parkir di Anjungan Pantai Losari.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan fasilitas tersebut dibutuhkan untuk menunjang sistem parkir berbasis digital yang kini diterapkan di kawasan tersebut.
Baca Juga ; Pengamat: Ketegasan Wali Kota Munafri Tertibkan Parkir Liar hingga PKL, Dinilai Tepat Menata Makassar
Menurutnya, perangkat teknologi yang digunakan memerlukan tempat yang aman, khususnya untuk penyimpanan server dan peralatan operasional.
Selain itu, kontainer juga akan difungsikan sebagai pusat koordinasi operasional PD Parkir di kawasan Losari, termasuk untuk rapat teknis, penyimpanan peralatan, hingga tempat siaga teknisi.
Adi berharap dengan adanya fasilitas tersebut, pengelolaan parkir di kawasan wisata unggulan Kota Makassar itu dapat berjalan lebih tertata dan respons terhadap gangguan sistem dapat dilakukan lebih cepat, terutama saat digelar berbagai kegiatan besar di kawasan Anjungan Pantai Losari. (*)

