BAZNAS Enrekang Bedah Rumah Lima Keluarga Prasejahtera

ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM – BAZNAS Kabupaten Enrekang kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat kurang mampu melalui program bedah rumah. Kali ini, sebanyak lima keluarga di Desa Pattondon Salu, Kecamatan Maiwa, menerima bantuan tahap awal berupa uang tunai masing-masing Rp10 juta.

Kelima penerima bantuan tersebut adalah Ramlah T, Ariani, Uly Sapitri, Maryani, dan Andriyanto. Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Enrekang bersama jajaran staf, aparat Desa Pattondon Salu, serta pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Maiwa di sejumlah titik di wilayah desa tersebut, Kamis (18/6/2026).

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Enrekang menjelaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Baca Juga : Baznas Enrekang Salurkan Rp89 Juta untuk 13 Korban Kebakaran di Tiga Lokasi

Berdasarkan hasil survei lapangan, kondisi rumah para penerima dinilai memprihatinkan karena memiliki dinding, lantai, dan atap yang sudah rapuh serta berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan merupakan tahap awal sebelum pelaksanaan bedah rumah agar para penerima dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Sementara itu, Baharuddin menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Enrekang.

Ia berharap dukungan masyarakat dan pemerintah setempat dalam bentuk gotong royong sehingga proses pembangunan rumah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima.

Rasa syukur juga disampaikan para penerima bantuan. Ariani mengaku rumah yang ditempatinya kerap kemasukan air saat hujan dan memiliki atap yang rendah sehingga terasa sangat panas. Ia berharap bantuan tersebut menjadi awal terwujudnya hunian yang lebih layak.

Baca Juga : Masa Transisi Kepemimpinan, BAZNAS Enrekang Tetap Jalankan Tugas hingga Periode Baru Dilantik

Hal senada disampaikan Ramlah T yang mengungkapkan kondisi rumahnya sudah mengalami banyak kerusakan, mulai dari lantai yang retak hingga dinding yang rapuh dan berisiko roboh.

Menurutnya, bantuan dari BAZNAS menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Program bedah rumah ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Kabupaten Enrekang dalam memanfaatkan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, UPZ, dan para muzakki. (FungFi)

Komentar