MALAYSIA, KORANMAKASSAR.COM – Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertaraf internasional di Malaysia sebagai wujud implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.
Mengusung tema Low-Cost Digital Health Promotion Model for Teacher Education Students in Malaysia, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan digital bagi mahasiswa calon guru melalui pendekatan yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Program dilaksanakan bersama mahasiswa Institute of Teacher Education Malaysia (IPGM) dengan fokus pada penguatan literasi kesehatan, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan lingkungan belajar yang berkelanjutan.
Baca Juga : Ketua IWO Bone Raih Doktor di Unhas, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku dalam 2 Tahun 4 Bulan
Tim pengabdian terdiri atas dr. Sofia, M.K.M., Rima Kusumah Dewi, S.ST., M.Keb., M.I.Kom., dr. Siti Habibah Zein, M.Kes., Malahayati, S.E., M.Ak., dan Sudarlin Yusuf, S.H., M.I.Kom., yang memadukan keahlian di bidang kesehatan masyarakat, komunikasi kesehatan, manajemen, dan pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan diawali dengan diskusi partisipatif untuk mengidentifikasi tantangan literasi kesehatan digital, penyebaran misinformasi kesehatan, hingga pemanfaatan teknologi dalam edukasi kesehatan.
Selanjutnya peserta mendapat pelatihan mengenai gaya hidup sehat, literasi digital, penggunaan kecerdasan buatan (AI), serta praktik membuat media promosi kesehatan menggunakan platform gratis seperti Canva Education dan ChatGPT.
Hasil kegiatan menunjukkan masih rendahnya literasi kesehatan digital, tingginya penyebaran informasi kesehatan yang keliru, serta perlunya peningkatan kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara bijak.
Baca Juga : Dian Firdiani Resmi Sandang Gelar Doktor, UNIMEN Perkuat SDM Akademik Berkualitas
Temuan tersebut menjadi dasar lahirnya Low-Cost Digital Health Promotion Model, sebuah model promosi kesehatan yang mengintegrasikan literasi kesehatan, literasi digital, dan lingkungan belajar berkelanjutan.
Model ini diharapkan mampu mencetak calon pendidik sebagai agen perubahan dan duta kesehatan (health ambassador) yang dapat menyebarkan edukasi kesehatan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen UNJ menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat melalui kolaborasi internasional, sekaligus memperkuat peran Universitas Negeri Jakarta dalam pengembangan pendidikan, kesehatan, dan transformasi digital di tingkat global. (*)


Komentar