De’ Bosara Resmi Dibuka, Angkat Kue Tradisional Bugis-Makassar ke Generasi Masa Kini

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – De’ Bosara Tradisional Cake & Bakery resmi menggelar grand opening pada Sabtu (4/7/2026) di Kompleks Ruko Soho, Jalan Bakti Raya No. 16A, Makassar.

Kehadiran usaha kuliner ini menjadi bagian dari upaya melestarikan aneka kue tradisional Bugis-Makassar sekaligus menghadirkannya dengan sentuhan yang lebih modern.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua RT se-RW 01, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Imam Masjid Istiqomah, Ustaz Bayu, dilanjutkan sambutan dari Ketua RW 01 yang diwakili Ketua RT 05, Idris, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamamaung, Achmad Mudassir.

Baca Juga ; Delegasi IGS 2026 Terpikat Wastra dan Kuliner Makassar, Produk UMKM Laris Diborong

Dalam tausiyahnya, Prof. Dr. Hamid Habbe, S.E., M.Si. menekankan pentingnya mencari rezeki secara profesional dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Menurutnya, selain kerja keras, keberkahan rezeki juga diperoleh melalui kedisiplinan, mempererat silaturahmi, rasa syukur, serta ketakwaan kepada Allah SWT.

Owner De’ Bosara, Hj. Rini Apriyani Natsir, mengatakan usaha yang dirintisnya lahir dari keinginan untuk menjaga eksistensi kue-kue tradisional Bugis-Makassar agar tetap dikenal dan dicintai generasi muda.

Di sisi lain, De’ Bosara juga ingin menghadirkan inovasi dengan memadukan cita rasa khas tradisional dan kreasi kue modern.

Tak hanya berorientasi pada bisnis, De’ Bosara juga berkomitmen memberikan manfaat bagi karyawan dan masyarakat.

Baca Juga : Gramedia Meriahkan Nipah Park Makassar dengan Promo Spesial Grand Opening!

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program, termasuk penghargaan berupa umrah tahunan bagi karyawan berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Rangkaian grand opening ditutup dengan doa yang dipimpin Imam Tamamaung, Ustaz Yusuf Sewang.

Kehadiran De’ Bosara diharapkan menjadi salah satu ikon kuliner tradisional di Makassar yang mampu menjaga warisan budaya sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. (sir)

Komentar