Ditempat terpisah, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IWO Sulsel, Muh. Abduh, SH, MH mengakui bahwa benar telah menerima instruksi dari Ketua PW IWO Sulsel agar segera membuka layanan pengaduan (hotline) terkhusus bagi para pewarta yang meliput kegiatan aksi demosntrasi besok.
“Instruksi sudah kami terima dan kami berharap agar aksi yang diselenggarakan besok tidak terjadi kisruh yang berdampak kepada bentuk kekerasan baik kepada teman teman jurnalis dan kepada adik adik mahasiswa. Namun, jika hal itu terjadi selaku ketua LBH IWO Sulsel akan siap melakukan pendampingan hukum kepada mereka yang menjadi korban kekerasan sepanjang ada yang meminta untuk didampingi”, jelas Muh. Abduh.
baca juga : Ketua Umum PP IWO Ingatkan Pemda Jangan Terjebak Dengan Konstituen Dewan Pers
Adapun nomor hotline untuk layanan pengaduan LBH IWO Sulsel bisa menghubungi 0852-3160-5365 dan 0823-9382-6712.
Sekadar informasi, rencana aksi demonstrasi BEM SI pada Senin, 11 April 2022, merupakan lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya. Ada enam tuntutan yang dibawa BEM SI pada aksi kali ini. Enam tuntutan tersebut yakni sebagai berikut:
1. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi untuk bersikap tegas atau menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara.
2. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN), termasuk pasal-pasal bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi, dan kebencanaan.

3. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.
4. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.
5. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.
6. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin berkomitmen penuh menuntaskan janji-janji kampanye pada sisa masa jabatan. (iwo)

