Bangun Birokrasi Profesional dan Transparan, Pemkab Kepulauan Yapen Gelar Seleksi Terbuka JPT Pratama

KEP. YAPEN, KORANMAKASSAR.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus memperkuat reformasi birokrasi dengan menggelar Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Seleksi ini resmi dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, sebagai langkah strategis menghadirkan pejabat yang profesional, berintegritas, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama dari Pemerintah Provinsi Papua yang diketuai Yohanes Walilo, S.Sos., M.Si., bersama anggota Sabar Parlindungan dan Prof. Nefilus Levan.
Sekretaris Pansel, Yusuf Wayangkau, S.H., menjelaskan bahwa seleksi ini dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkup Pemkab Kepulauan Yapen, yakni Asisten III Administrasi dan Umum Setda, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga : Perda Baru Berlaku, Wabup Yapen Serahkan SK Plt Sejumlah Kepala OPD untuk Perkuat Kinerja Pemerintahan

Sementara itu, pengisian jabatan Asisten I Pemerintahan dan Kesra masih menunggu persetujuan dari ASN Career BKN.

Proses seleksi dilaksanakan secara bertahap dan transparan, mulai dari pendaftaran pada 9–24 Januari 2026, seleksi administrasi dan substansi pada 27–28 Januari 2026, penulisan makalah 29 Januari, wawancara 30–31 Januari, asesmen kompetensi 4–6 Februari, hingga penelusuran rekam jejak pada 10 Februari 2026.

Seluruh tahapan difasilitasi oleh BKPSDM Kabupaten Kepulauan Yapen. Seleksi ini diikuti 20 peserta, dengan 19 orang dinyatakan lolos administrasi, terdiri atas 18 peserta dari Kabupaten Kepulauan Yapen dan satu peserta dari Pemerintah Provinsi Papua.

Baca Juga : Tabur Bunga Tragedi Waindu, Wabup Yapen Tegaskan Empati dan Harapan Pembangunan Trans Yapen

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menegaskan bahwa seleksi terbuka ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

“Melalui seleksi ini, kita berharap lahir pejabat pimpinan tinggi pratama yang kompeten, berintegritas, serta mampu membawa perubahan positif dalam pelayanan publik dan reformasi birokrasi di Kepulauan Yapen,” tegasnya.

Dengan mekanisme seleksi yang terbuka dan objektif, Pemkab Kepulauan Yapen optimistis dapat menghadirkan aparatur terbaik demi mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (***)