LUWU UTARA, KORANMAKASSAR.COM — Ketua terpilih Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Luwu Utara periode 2026–2031, Sulfikar Idris, langsung bergerak cepat usai resmi terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Luwu Utara.
Didampingi Wakil Ketua Umum Kadin Sulawesi Selatan, Harmansyah, bersama jajaran pengurus Kadin Luwu Utara, Sulfikar meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Pelabuhan Munte yang diproyeksikan menjadi salah satu proyek strategis penunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Bupati Luwu Utara, Andi Rahim, yang sebelumnya mendorong Kadin mengambil peran aktif dalam menghadirkan investor guna mendukung pembangunan pelabuhan tersebut.
Rencana pembangunan Pelabuhan Munte sendiri disampaikan Andi Rahim saat membuka Mukab Kadin Luwu Utara, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga : Nahkodai Kadin Luwu Utara, Sulfikar Idris Siap Perkuat UMKM dan Investasi Daerah
Menurutnya, Kadin memiliki posisi penting karena menjadi wadah berkumpulnya para pelaku usaha dan investor yang dapat membantu percepatan pembangunan daerah.
“Kadin punya posisi strategis karena di dalamnya berkumpul para pelaku usaha. Ini menjadi kekuatan besar untuk membantu daerah menghadirkan investasi, termasuk mendorong pembangunan Pelabuhan Munte,” ujar Andi Rahim.
Ia menilai pembangunan pelabuhan menjadi kebutuhan penting bagi Luwu Utara mengingat daerah tersebut memiliki posisi strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah sekaligus wilayah dengan potensi sumber daya alam yang besar.
“Luwu Utara punya potensi besar di sektor pertanian, sawit, kakao, perdagangan dan hasil bumi lainnya. Semua itu membutuhkan akses distribusi yang lebih baik agar nilai ekonominya meningkat,” katanya.
Menurut Andi Rahim, keberadaan pelabuhan nantinya tidak hanya memperkuat konektivitas logistik, tetapi juga membuka peluang investasi baru serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Aklamasi di Musyawarah Kota, Trisal Tahir Nahkodai KADIN Palopo Periode 2026–2031
“Kalau akses logistik semakin baik, maka investasi juga akan masuk lebih cepat. Ini akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Sulsel, Harmansyah, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Pelabuhan Munte. Ia menilai proyek tersebut memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Sulawesi Selatan.
“Ini langkah yang sangat strategis. Pelabuhan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi menjadi pintu masuk pertumbuhan ekonomi baru. Kalau ini berjalan, maka dampaknya akan sangat besar bagi dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Harmansyah, Kadin Sulsel siap membantu membuka komunikasi dengan calon investor maupun pelaku usaha yang memiliki ketertarikan mengembangkan sektor logistik, perdagangan, dan industri di Luwu Utara.


Komentar