“Kami akan mendorong agar peluang investasi di Luwu Utara ini bisa dikenal lebih luas. Potensinya besar dan harus dikemas dengan baik agar menarik bagi investor,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Kadin daerah harus mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat pembangunan ekonomi.
“Kadin tidak boleh hanya menjadi organisasi formal. Harus hadir membawa solusi dan membuka peluang investasi bagi daerah,” tambahnya.
Ketua Kadin Luwu Utara terpilih, Sulfikar Idris, menegaskan pihaknya siap mengawal penuh rencana pembangunan Pelabuhan Munte sebagai salah satu program prioritas organisasi.
Baca Juga : Nahkodai Kadin Sidrap, Yusuf Dollah Mando Siap Bawa Pengusaha Lokal Lebih Kompetitif
Menurutnya, keberadaan pelabuhan akan menjadi pengungkit utama pengembangan sektor ekonomi unggulan di Luwu Utara.
“Kami melihat pembangunan Pelabuhan Munte sebagai kebutuhan strategis daerah. Ini bukan hanya soal pelabuhan, tetapi tentang membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Sulfikar.
Ia menyebut Kadin Luwu Utara akan segera membangun komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk investor dan pemerintah, guna mempercepat realisasi pembangunan tersebut.
Baca Juga ; Nahkodai Kadin Takalar, Surachmat Arief Siap Genjot Investasi dan Perkuat UMKM
“Kami ingin Kadin benar-benar hadir membantu pemerintah daerah. Potensi Luwu Utara sangat besar dan harus didorong melalui kolaborasi yang kuat,” katanya.
Selain sektor pelabuhan, Sulfikar juga menilai Luwu Utara memiliki banyak peluang investasi potensial lainnya, mulai dari perkebunan sawit, kakao, pertanian hingga sektor UMKM dan perdagangan.
“Kita punya sumber daya yang besar. Tinggal bagaimana semuanya dikelola secara maksimal dan didukung infrastruktur yang memadai,” pungkasnya. (*)


Komentar