Menawarkan Konektivitas Terbaik
Batik Air optimis, tingkat keterisian penumpang di rute Makassar – Manado – Makassar akan tumbuh positif. Rute baru menjadi bagian pengembangan bisnis Batik Air di pasar penerbangan dalam negeri ini dan upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan pemulihan perekonomian, salah satunya di sektor pariwisata.
Pembukaan rute Makassar – Manado – Makassar semakin memberikan pilihan perjalanan udara bagi para tamu Batik Air terutama intra-Sulawesi dan saling terkoneksi sejalan mengakomodir permintaan pasar di kedua kota serta menjawab tren dan minat bahwa terbang itu aman.
Manado dari Makassar telah menjadi kota tujuan Batik Air ke-16 setelah Ambon, Gorontalo, Jakarta–Halim Perdanakusuma, Jakarta–Soekarno-Hatta, Jayapura, Kendari, Luwuk, Manokwari, Merauke, Palu, Samarinda, Sorong, Surabaya, Ternate dan Timika.

Para tamu Batik Air dari Manado akan memiliki koneksi penerbangan lebih banyak lagi dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin tujuan ke Ambon, Saumlaki, Tual, Balikpapan, Samarinda, Berau, Palangkaraya, Pontianak, Ketapang, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Denpasar, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Merauke, Palu, Sorong, Manokwari, Ternate, Lombok, Tarakan, Yogyakarta Kulonprogo, Tanjung Karang-Lampung, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Jambi, Padang, Pekanbaru, Batam, Tanjung Pinang, Medan, Silangit, Gunung Sitoli, Meulaboh, Banda Aceh. Selain itu, berkesempatan bisa melanjutkan kota favorit, seperti Tana Toraja, Batulicin, Bau-Bau, Bima, Luwuk, Mamuju, Palopo, Poso, Raha, Selayar, Wangi-Wangi, Kupang, Alor, Maumere, Tambolaka, Waingapu, Rote dan kota-kota lain.
Berada di posisi strategis, Manado sebagai penghubung utama khususnya di Indonesia bagian utara. Makassar menempatkan kota tujuan ke-2 yang dilayani langsung setelah Jakarta.
Melalui Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, para tamu dari Makassar mempunyai pilihan rute penerbangan secara langsung dan terhubung (connecting flight) ke beberapa kota tujuan, mencakup Melonguane, Miangas, Tahuna, Ternate, Morotai, Ambon, Labuha, Buli, Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Balikpapan, Denpasar, Gorontalo, Palu, Luwuk, Kendari, Sorong, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Palembang, Padang, Pekanbaru, Medan, Banda Aceh, Pontianak, Palangkaraya, Balikpapan, Banjarmasin, Samarinda, Berau, Tarakan dan destinasi lainnya.
Rute baru tersebut akan memperkuat layanan Batik Air di Makassar dan Manado sebagai maskapai berkonsep layanan penuh (premium service airlines), dari rute-rute yang selama ini sudah berjalan.
Batik Air mencatatkan rata-rata OTP 92.63% dengan kekuatan armada yang dioperasikan terdiri dari 44 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi), 25 Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi) serta satu Airbus 320-200NEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi).

