Chipping untuk IKN Banjiri Pelabuhan Cappa Ujung Parepare

PAREPARE, KORANMAKASSAR.COM — Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Cappa Ujung, Kota Parepare, meningkat seiring tingginya arus pengiriman material chipping untuk mendukung percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare mencatat, mayoritas kapal yang melakukan aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut memiliki tujuan menuju kawasan IKN.

Penilik Angkutan Laut KSOP Parepare, Sabardin, mengatakan dalam sebulan rata-rata terdapat sekitar empat kapal pengangkut material yang melakukan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Cappa Ujung.

“Rata-rata kapal memang bertujuan ke IKN. Paling hanya satu atau dua kapal yang tujuannya di luar IKN. Frekuensinya sekitar empat kali dalam sebulan dan kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun lalu sebagai bagian dari rantai pasok material untuk pembangunan infrastruktur strategis nasional,” jelas Sabardin, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga : Respons Cepat Tim SAR Brimob Sulsel Cegah Kebakaran Lahan Meluas di Parepare

Menurutnya, setiap kapal membawa muatan sekitar 2.000 hingga 3.000 ton chipping. Proses bongkar muat membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari, mulai dari kapal sandar hingga kembali bertolak.

Sabardin menambahkan, seluruh proses pelayanan kepelabuhanan di Parepare saat ini telah menggunakan sistem digital melalui Inaportnet.

Sistem tersebut mencakup pengajuan rencana kedatangan kapal oleh agen, verifikasi dokumen hingga penerbitan persetujuan secara daring.

Baca Juga : Polres Parepare Ungkap 21 Kasus Kriminal dalam Operasi Pekat Lipu 2026, Puluhan Pelaku Diamankan

“Semua proses dilakukan secara online untuk menjamin pelayanan yang lebih transparan dan efisien,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pasangan kapal tunda dan tongkang TB Mandiri serta TK Barito tiba di Pelabuhan Cappa Ujung pada 10 Agustus 2026 dengan membawa muatan chipping. Kedua kapal tersebut dijadwalkan bertolak kembali pada 14 Agustus 2026.

Meningkatnya aktivitas pengiriman material melalui Pelabuhan Cappa Ujung menunjukkan peran Parepare sebagai salah satu titik pendukung rantai pasok logistik untuk pembangunan IKN di Kalimantan. (sis)