Denny JA: Data Basi Lembaga Survei Asing Roy Morgan

Sementara elektabilitas Prabowo menanjak pesat, berjarak 18%-20 % dibanding Ganjar, juga dibandingkan Anies.

Kondisi elektabilitas bulan November- Desember 2023 mustahil terekam dalam survei lembaga asing Roy Morgan di bulan Juli- September 2023.

Kita tahu pasti, lembaga Roy Morgan ini tak memiliki mesin waktu yang membuatnya bisa membaca suasana pemilih di bulan November- Desember ketika saat itu ia berada di bulan September.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa data basi bulan september diberitakan di bulan desember? Mengapa data masa lalu dinyatakan empat bulan kemudian?

baca juga : Denny JA: Survei Kompas Soal Capres dan Serangan Setelahnya

Opini publik itu bukanlah benda seni dari kayu yang statis. Ia bukan pula batu pualam yang dikerjakan di bulan september dan dapat dinikmati di bulan desember, tanpa ada perubahan.

Merespon data basi lembaga survei asing Roy Morgan (bulan September), apalagi jika ingin dibandingkan dengan hasil 6 lembaga survei nasional (bulan nov-des), maka kita pun terkenang lirik lagu yang dinyanyikan Farel Prayoga:

“kok dibanding-bandingke
Saing-saingke yo mesti kalah…”

Lebih mendasar dari itu, data survei yang kredibel gunakanlah sebagai cermin. Jika buruk muka yang nampak, jangan cermin dibelah.*