Sementara untuk Gibran, ia potensial mengambil pemilih di Jawa Tengah. Total pemilih Jawa Tengah itu sekitar 13,39% dari seluruh pemilih Indonesia. Di Jawa Tengah akan menjadi pertarungan keras antara Gibran versus Ganjar.
Gibran juga potensial mengambil pemilih milenial, yang jumlahnya sekitar 48,5% dari total pemilih Indonesia. Yang lebih utama lagi, yang bisa dieksplorasi Gibran adalah pemilih yang puas terhadap Jokowi. Itu jumlahnya sangat besar,!sekitar 70 sampai 80% dari total pemilih Indonesia.
Teritori besar yang lebih mudah dipengaruhi Gibran adalah Jawa Tengah. Di sanalah memang Gibran dan Jokowi berasal.
baca juga : Denny JA: Profil Elektoral 4 Tokoh Pilihan, Siapakah Akhirnya Cawapres Prabowo
Sementara Muhaimim lebih kuat berkiprah di Jawa Timur. Itu provinsi andalannya. Mahfuf pun juga lebih potensial di Jawa Timur, terutama Madura.
Tapi sekali lagi. Seberapa besar pengaruh yang para cawapres ini berikan kepada capres pasangannya, tak hanya tergantung dari manuver
mereka. Itu juga tak hanya ditentukan oleh kerja politik positif mereka hingga empat bulan ke depan.
Tapi itu juga ditentukan oleh kemungkinan blunder yang mereka kerjakan. Di titik ini, pengaruh cawapres justu negatif. *

