MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Puluhan kader FKMI (Front Kesatuan Aksi Mahasiswa) menggelar aksi unjuk rasa, senin (6/1/25) terkait dugaan korupsi penggunaan laba di PT. Bank Sulselbar, berupa pemberian tantiem kepada direksi dan dewan Komisaris serta jasa produksi kepada karyawan yang tidak ada dalam Rapat Umum Pemegan Saham (RUPS) tahun buku 2018 dan Tahun 2019.
Aksi tersebut dilakukan agar Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan serius melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi di PT. Bank Sulselbar.
Baca Juga : GAM Gelar Unras Akhir Tahun, Nilai Kejati Sulsel Gagal Bongkar Kasus Korupsi Desa Bonea
Jenderal lapangan aksi, Asmul menyampaikan bahwa bahwa kasus korupsi pengunaan laba Bank Sulselbar sudah lama dan sebanyak 25 saksi yang telah dipanggil akan tetapi sampai pada hari ini belum ada yang di tersangkakan.
Puluhan kader Front Kesatuan Mahasiswa Indonesia membawa beberapa tuntutan diantaranya mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan segera menetapkan tersangka dan transparan dalam melakukan penyelidikan. (*)

