GOWA, KORANMAKASSAR.COM — Suasana berbeda terasa di ruang tahanan Satresnarkoba Polres Gowa pada Jumat (22/5/2026). Di balik jeruji yang identik dengan kesunyian dan tekanan, justru hadir nuansa hangat penuh kepedulian melalui kegiatan bertajuk “Jumat Berkah” yang digelar oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Gowa.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Gowa, IPTU Firman, S.H., M.H., bersama personel Satresnarkoba dengan berbagi makanan serta berdialog langsung bersama para warga binaan.
Momen itu menjadi ruang kebersamaan tanpa sekat, di mana para tahanan mendapatkan perhatian, motivasi, dan dukungan moral untuk menata kembali masa depan mereka.
Baca Juga : Polisi Amankan 31 Pelajar SMP Bawa Sajam Saat Konvoi di Gowa, Tangis Pecah Saat Dipertemukan Orang Tua
IPTU Firman mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar makan bersama, melainkan bentuk pendekatan humanis kepolisian kepada warga binaan agar tetap memiliki harapan hidup yang lebih baik.
“Ini bukan hanya tentang berbagi makanan. Kami ingin mengingatkan bahwa mereka tetap manusia yang memiliki harga diri, masa depan, dan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.
Dalam suasana penuh keakraban, IPTU Firman tampak menyapa satu per satu tahanan, mendengarkan cerita mereka, sekaligus memberikan motivasi agar tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun tindakan melanggar hukum lainnya.
Bagi para warga binaan, perhatian yang diberikan aparat kepolisian tersebut menjadi pengalaman yang menyentuh. Beberapa di antaranya bahkan tampak haru karena merasa masih ada kepedulian dan kepercayaan untuk memulai kehidupan baru setelah menjalani proses hukum.
Melalui kegiatan “Jumat Berkah”, Satresnarkoba Polres Gowa ingin menghadirkan pendekatan pembinaan yang tidak hanya menyentuh aspek penegakan hukum, tetapi juga sisi psikologis dan spiritual para tahanan.
Baca Juga : Uji Profesionalisme Penyidik, DIKBANGSPES Bintara Narkoba 2026 di Gowa Perkuat Kesiapan Serdik
Pendekatan kemanusiaan dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran, rasa tanggung jawab, dan semangat memperbaiki diri.
Polres Gowa berharap, para warga binaan nantinya dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan terbebas dari jeratan narkoba.
Kegiatan sederhana namun penuh makna tersebut menjadi bukti bahwa penegakan hukum juga dapat dilakukan dengan sentuhan empati dan kepedulian, karena terkadang perhatian kecil dan dialog tulus mampu membuka jalan perubahan bagi seseorang. (*)


Komentar